Find Us on Facebook

Subscribe to Our Channel

https://www.youtube.com/@topcareertv1083

LifestyleTren

10 Negara dengan Work-Life Balance Terbaik 2025

Ilustrasi Auckland, Selandia Baru. (Gambar oleh Claudio Silvano dari Pixabay)

TopCareer.id – Menjaga work-life balance atau menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi kini jadi tren.

Meski begitu, pemerintah sebuah negara juga punya peran dalam mendukung work-life balance di masyarakatnya.

Banyak negara yang dinilai sukses dalam mencapai keseimbangan antara karier dan kesejahteraan pribadi warganya.

Menurut laporan Remote, seperti dilansir Gulf News, ada 10 negara teratas yang punya keseimbangan dalam kehidupan dan pekerjaan terbaik di dunia.

Di daftar ini, Remote memilihnya berdasarkan 60 negara dengan Produk Domestik Bruto (PDB) teratas di dunia.

Mereka mengukur berbagai faktor penting untuk keseimbangan kehidupan kerja seperti rata-rata durasi kerja mingguan, upah minimum, dan cuti hamil.

Namun, dipertimbangkan juga kategori lain seperti peringkat indeks kebahagiaan dan keselamatan masing-masing negara secara keseluruhan.

Nah, berikut daftar 10 negara dengan work-life balance pada 2025 terbaik:

  • Selandia Baru

Skor indeks keseluruhan: 86,87

Selandia Baru menempati posisi satu selama tiga tahun berturut-turut, sekaligus jadi satu-satunya negara Pasifik yang masuk tiga peringkat teratas.

Selain unggul secara keseluruhan, Selandia Baru juga memiliki upah minimum tertinggi kedua di antara semua negara dalam daftar ini.

Bahkan, pemerintah baru-baru ini menaikkan upah minimum awal tahun ini, membuatnya menempati peringkat tinggi ini.

  • Irlandia

Skor indeks keseluruhan: 81,17

Berada di peringkat kedua dalam daftar ini, Irlandia menempati posisi tertinggi untuk negara-negara Eropa.

Pada beberapa tahun terakhir, salah satu inisiatif pemerintah Irlandia untuk meningkatkan status sosial adalah Undang-Undang Keseimbangan Kehidupan Kerja dan Ketentuan Lain-lain tahun 2023.

Melalui undang-undang ini, negara menetapkan pedoman baru seputar berbagai isu seperti pengaturan kerja jarak jauh dan cuti karena kekerasan dalam rumah tangga.

  • Belgia

Skor indeks keseluruhan: 75,91

Sebelumnya, Belgia menempati posisi ketiga bersama Denmark tahun lalu.

Negara ini juga memperkenalkan undang-undang pada tahun 2022 yang memungkinkan pegawai negeri untuk memutuskan hubungan dari komunikasi terkait pekerjaan, tanpa takut akan hukuman.

Baca Juga: Survei: Makin Banyak Milenial dan Gen Z Menuntut Work Life Balance

  • Jerman

Skor indeks keseluruhan: 74,65

Beberapa faktor yang membuat Jerman berada di peringkat yang tinggi antara lain tingginya cuti sakit anak berbayar.

Pada 2025, orang tua berhak atas 15 hari cuti berbayar per anak, sementara orang tua tunggal diberikan 30 hari cuti per anak. Kebijakan ini berlaku untuk anak di bawah usia 12 tahun.

  • Norwegia

Skor indeks keseluruhan: 74,20

Norwegia naik dari posisi sembilan ke posisi lima tahun ini. Salah satu alasah keberhasilan ini adalah kebijakan cuti orang tua. Dalam studi ini, Norwegia menawarkan cuti orang tua paling lama yaitu 49 minggu dengan gaji 100 persen.

  • Denmark

Skor indeks keseluruhan: 73,76

Salah satu keunggulan dari Denmark adalah jam kerja yang pendek, dengan rata-rata 32,5 jam per minggu, membuatnya jadi yang terpendek di Eropa maupun di dunia.

Bahkan, bukan hal yang aneh bagi bisnis di Denmark untuk tutup sementara selama musim panas, karena orang-orang akan pergi berlibur.

  • Kanada

Skor indeks keseluruhan: 73,46

Kanada masih jadi satu-satunya negara di Benua Amerika yang masuk dalam 10 besar di daftar ini. Salah satu yang sedang diusahakan untuk ditingkatkan adalah opsi penitipan anak.

Negara ini memulai inisiatif tersebut pada tahun 2021, yang didedikasikan untuk mengurangi biaya penitipan anak menjadi 10 dolar per hari. Untuk mencapai tujuan ini, mereka mengurangi hampir 50 persen biaya pada tahun 2022.

Baca Juga: Ini 5 Kota Terbaik di Dunia Soal Work Life Balance dan Gaji Kompetitif

  • Australia

Skor indeks keseluruhan: 72,10

Australia menjadi negara Pasifik kedua yang masuk 10 besar di daftar ini. Tetangga Indonesia ini juga memiliki upah minimum tertinggi dari 60 negara yang dianalisis dalam laporan ini. Saat ini, upah minimum setara dengan 18,12 dolar AS.

  • Spanyol

Skor indeks keseluruhan: 71,94

Awal tahun ini, Spanyol tersebut memperkenalkan undang-undang untuk mengurangi durasi kerja mingguan dari 40 jam menjadi 37,5 jam.

Selain itu, Spanyol menawarkan jumlah yang sama, yaitu 16 minggu cuti hamil dan cuti ayah berbayar, yang menunjukkan komitmen negara tersebut terhadap kesetaraan gender.

  • Finlandia

Skor indeks keseluruhan: 70,86

Meski peringkat Finlandia menurun tiga posisi sejak tahun lalu, negara ini masih berusaha memberikan keseimbangan yang kuat antara urusan profesional dan pribadi. Salah satu bidang unggulan negara ini adalah penitipan anak.

Finlandia menawarkan banyak pilihan penitipan anak yang terjangkau dan mudah diakses bagi orang tua yang bekerja, yang seringkali mendapat subsidi besar-besaran dari pemerintah.

Leave a Reply