Find Us on Facebook

Subscribe to Our Channel

https://www.youtube.com/@topcareertv1083

LifestyleTren

Logo Imlek Nasional 2026 Usung Persatuan dan Kebudayaan

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, Ketua Umum Panitia Imlek Nasional 2026, menyampakian filosofi utama logo dalam Peluncuran Logo Imlek Nasional 2026 di Auditorium Kantor Badan Komunikasi Pemerintah, Jakarta, Rabu (28/1/2026). (Dok: Kementerian Ekraf)

TopCareer.id – Pemerintah resmi meluncurkan logo Imlek Nasional 2026. Logo ini dirancang sebagai simbol perayaan Tahun Baru Imlek yang inklusif, mengayomi, dan merepresentasikan semangat kebangsaan Indonesia.

Ketua Umum Panitia Imlek Nasional 2026 Irene Umar mengatakan, logo ini melambangkan apa itu dengan Indonesia dengan budaya dan keberagamannya dalam Bhinneka Tunggal Ika.

“Mulai dari merah putih di rambut kuda untuk mengingatkan bahwa mahkota itu adalah bendera merah putih, lalu dengan lambang api di bagian mata sebagai bentuk semangat dan pengingat bahwa tahun ini kuda api,” kata Irene.

“Selain itu, juga sebagai pengingat setiap langkah yang kita lakukan tidak melupakan kebudayaan dan kemanusiaan kita,” ujarnya di Auditorium Kantor Badan Komunikasi Pemerintah, Jakarta, Rabu (28/1/2026).

Baca Juga: Tips Mudah Tampil Beda di Hari Imlek

Ada beberapa filosofi yang ditampilkan lewat sejumlah elemen simbolik. Merah putih pada rambut kuda melambangkan identitas bangsa sebagai mahkota, dalam setiap gerak dan lompatan menuju masa depan.

Ring di mulut jadi simbol kendali atas kata, kebijaksanaan dalam bertutur, serta komitmen untuk menyatukan, bukan memecah.

Kemudian mata api merepresentasikan semangat, keberanian, fokus batin, serta energi Kuda Api yang menggerakkan perubahan.

Kemudian di bagian kaki terdapat bunga batik yang terangkat, sebagai simbol langkah maju bangsa tanpa meninggalkan nilai budaya dan kemanusiaan.

Lalu ring di kaki menegaskan bahwa kekuatan besar harus bergerak dalam kesadaran, etika, dan tujuan bersama.

Logo Imlek Nasional 2026

Logo ini juga menggunakan motif batik pucuk rebung yang melambangkan pertumbuhan, harapan, dan perjalanan bangsa yang berakar kuat namun terus berkembang ke atas.

Elemen buntut kuda yang terbelah dua merepresentasikan dualitas yang harmonis: tradisi dan modernitas, lokal dan global, masa lalu dan masa depan, sebagai perwujudan semangat Bhinneka Tunggal Ika.

Kemudian, motif batik banji menjadi simbol kebahagiaan yang berlimpah, kesinambungan hidup, spiritualitas, serta keseimbangan antara dunia material dan batin.

Wakil Ketua Umum Panitia Imlek Nasional 2026 Veronica Tan sementara itu mengatakan, Imlek Nasional menjadi lambang kebersamaan dengan keluarga, bukan hanya perayaan semata.

Baca Juga: Asal Usul Lontong Cap Go Meh di Indonesia

“Diharapkan Imlek Nasional Harmoni Nusantara ini juga menjadi sebuah momen persatuan kembali ke rumah dan juga kita bersama-sama sekali satu,” ujarnya.

Imlek Nasional 2026 sendiri mengusung tema besar “Harmoni Imlek Nusantara.”

Ada sejumlah rangkaian Imlek Festival 2026 yang akan dikemas sebagai festival Tahun Baru Lunar berbasis akulturasi seni, tradisi, dan kuliner Nusantara.

Perayaan ini menggabungkan tradisi, kreativitas modern, kewirausahaan, serta partisipasi lintas generasi, sehingga menghadirkan pengalaman ruang publik yang inklusif bagi seluruh masyarakat.

Imlek Festival akan digelar pada 17 Februari sampai 3 Maret 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta.

Leave a Reply