Find Us on Facebook

Subscribe to Our Channel

https://www.youtube.com/@topcareertv1083

Tren

BPS: Pengangguran di Indonesia Turun Jadi 7,35 Juta Orang

Ilustrasi pengangguran. (Mohamed Hassan/Pixabay)

TopCareer.id – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat penurunan angka pengangguran dan penambahan penduduk yang bekerja di Indonesia.

Hal ini disampaikan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti saat menyampaikan kondisi ketenagakerjaan Indonesia per November 2025 dalam konferensi pers, Senin (9/2/2026).

Dalam pemaparannya, Amalia mengatakan bahwa angkatan kerja di Indonesia mencapai 155,27 juta orang atau naik 1,262 juta orang.

“Dari angkatan kerja tersebut, sebanyak 147,91 juta orang di antaranya bekerja. Jumlah penduduk yang bekerja ini bertambah sebanyak 1,371 juta orang dibandingkan bulan Agustus 2025,” kata Amalia.

Baca Juga: Banyak Pekerja Indonesia Overwork, Pakar Ungkap Pemicunya

Jika dirinci lebih lanjut, dari jumlah penduduk Bekerja tersebut, mereka yang berstatus Pekerja Penuh mencapai 100,497 juta orang atau naik 1,850 juta orang.

Kemudian Pekerja Paruh Waktu sebanyak 35.858 juta orang atau turun 0,438 juta orang dan Setengah Pengangguran 11,558 juta orang atau turun 0,042 juta orang.

Di sisi lain, BPS menyebut bahwa angkatan kerja yang tidak terserap pasar kerja atau pengangguran mencapai 7,35 juta orang per November 2025, atau turun 0,109 juta orang dibandingkan Agustus 2025.

“Dengan demikian, jumlah orang yang menganggur mengalami penurunan,” kata Amalia.

Baca Juga: Upah Buruh RI Rata-Rata Rp 3,3 Juta, Ini Sektor Tertinggi dan Terendah

Ia pun menjelaskan, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) baik pada laki-laki dan perempuan selama Agustus hingga November 2025, mengalami peningkatan.

“TPAK pada November sebesar 70,95 persen atau lebih tinggi jika dibandingkan dengan Agustus 2025 yang mencapai 70,59 persen,” Amalia menjelaskan.

Per November 2025, TPAK laki-laki mencapai 84,93 persen dan pada perempuan mencapai 56,91 persen.

Leave a Reply