TopCareer.id – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyebut tradisi mudik sebagai salah satu cara untuk menjaga produktivitas pekerja.
Hal ini disampaikan Indah Anggoro Putri, Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja, Kemnaker, saat saat melepas peserta Mudik Bersama PT Kayaba Indonesia (KYBI) di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (13/3/2026).
“Kami mengapresiasi perusahaan seperti PT Kayaba Indonesia yang selalu konsisten memfasilitasi mudik pekerja dan keluarganya. Ini adalah praktik baik hubungan industrial yang harmonis dan patut dicontoh oleh perusahaan lainnya,” kata Putri.
Menurutnya, mudik adalah cara nyata untuk menjaga semangat kerja pekerja, sekaligus menopang produktivitas perusahaan setelah libur usai.
Menurut Putri, pekerja merupakan unsur utama dalam keberlangsungan usaha.
Karena itu, jika perusahaan memberi dukungan agar pekerja bisa mudik dengan aman dan tenang, manfaatnya tidak hanya dirasakan pekerja dan keluarganya, tetapi juga perusahaan karena para pekerja dapat kembali dengan semangat baru.
Baca Juga: 3 Provinsi Ini Diprediksi Jadi Tujuan Favorit Pemudik Lebaran 2026
Putri mengatakan, mudik bersama jangan dilihat sebagai beban, namun bentuk investasi pada pekerja.
“Kami memang tidak membantu dalam bentuk anggaran, tetapi kami mendorong agar perusahaan mampu memfasilitasi kesejahteraan pekerja melalui cara-cara kreatif seperti gotong royong ini,” katanya, seperti dikutip dari siaran pers, Senin (16/3/2026).
“Dengan melibatkan koperasi dan mitra perbankan, beban finansial terkait mudik ini terdistribusi secara adil sehingga tidak ada pihak yang terbebani,” Putri menambahkan.
Tahun ini, PT Kayaba Indonesia memfasilitasi 236 pemudik menggunakan 4 armada bus dengan tujuan sejumlah kota di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.






