TopCareer.id – Gojek menerapkan biaya pembatalan Rp 3.000 untuk layanan GoCar, selain GoCar Instant dan GoCar Rental.
Biaya pembatalan GoCar akan dimulai secara bertahap di beberapa kota termasuk Bali, Surabaya, Jogja, Medan, Bandung, Malang, Medan, dan Makassar.
Penerapan skema ini akan dievaluasi secara berkala sebelum diimplementasikan ke kota-kota lain.
Mengutip laman resmi Gojek, biaya pembatalan akan dibebankan ke pelanggan jika:
- driver telah tiba di titik penjemputan.
- driver sudah berjalan lebih dari 1 kilometer menuju titik jemput atau waktu sudah berlalu 7 menit sejak pelanggan mendapatkan driver dan driver sudah bergerak menuju titik pelanggan.
Biaya pembatalan juga dikenakan ke pelanggan apabila driver melakukan pembatalan saat dia sudah menunggu penumpang di titik jemput selama 10 menit atau lebih.
Baca Juga: Komisi Ojol 8 Persen Mulai Berlaku 1 Juli 2026
Biaya pembatalan akan 100 persen dibayarkan kepada mitra driver sebagai bentuk kompensasi dari waktu tunggu atau pun proses penjemputan yang sudah dilakukan.
Namun, pelanggan tidak akan dikenalan biaya pembatalan jika:
- pembatalan dilakukan driver di luar ketentuan pembatalan yang berlaku
- driver tiba di titik jemput yang tidak sesuai dengan lokasi di aplikasi
- pembatalan terjadi di luar ketentuan biaya pembatalan yang berlaku
Baca Juga: Gojek Hapus Langganan GoRide Hemat Driver, Konsumen Terdampak?
Pembayaran dilakukan secara cashless lewat GoPay/kartu/e-wallet. Sementara untuk metode tunai, sistem akan mencatat biaya yang dibayar sebelum memesan lagi.
Menurut Gojek, jika pelanggan merasa tidak seharusnya terkena biaya pembatalan, dia bisa melaporkannya ke halaman bantuan di aplikasi Gojek.
Namun, pelanggan tidak akan langsung dikenakan biaya pembatalan. Pada pembatalan pertama, sistem akan memberikan pembebasan biaya (waiver) hingga waktu yang belum ditentukan.
Biaya pembatalan baru akan dikenakan pada pembatalan berikutnya, sesuai ketentuan berlaku.






