Ajang Lari Makin Digemari, Pakar Ingatkan Jangan Ikut Tren Tanpa Siapkan Diri

Menjaga kebugaran bukan hanya untuk ikut ajang lari
Denny pun mengingatkan bahwa menjaga kebugaran tubuh bukan hanya soal mempersiapkan diri mengikuti ajang lari, tapi harus dijaga sejak muda sebagai investasi untuk mempertahankan kesehatan dan kemandirian di usia lanjut.
Dia menjelaskan, kemampuan fisik seseorang berkembang sejak masa kanak-kanak hingga mencapai puncaknya pada usia sekitar 20 hingga 30 tahun.
Setelah melewati masa tersebut, kemampuan fisik dan fungsi organ secara alami mulai mengalami penurunan. Namun, kecepatan penurunan tersebut dapat diperlambat melalui perilaku hidup sehat.
Baca Juga: Lari Maraton Membuat Arteri Semakin Sehat
“Kesehatan dan kemandirian, baik kesehatan fisik, kesehatan mental, kemampuan kognitif, itu yang menunjang kemandirian seseorang ketika usia tua. Itu merupakan investasi yang sudah ditabung sejak dia masih muda,” ujarnya.
Aktivitas fisik yang dilakukan secara teratur sejak usia muda disertai pola makan seimbang, tidur cukup, dan pengelolaan stres, dapat membantu memperlambat penurunan fungsi tubuh.
“Kalau kita mempersiapkan kondisi fisik sejak awal, kita rajin olahraga, mengatur diet, tidur yang tepat, tidak stres, maka penurunan tadi yang orang normal itu 30 tahun dia sudah turun, yang sehat ini belum mulai menurun,” kata Denny.
Selain itu, berbagai penelitian mencatat adanya hubungan antara tingkat kebugaran dengan risiko penyakit kronis dan kematian dini.
Baca Juga: Mager Olahraga? Pakar Sarankan Mulai Slow Jogging
Karena itu, menjaga kebugaran sejak muda bukan hanya bertujuan meningkatkan performa olahraga, tetapi juga mempertahankan kesehatan dalam jangka panjang.
Namun, bukan berarti seseorang yang baru mulai aktif di usia 50 atau 60 tahun tidak mendapatkan manfaat dari olahraga.
Olahraga tetap dapat membantu menghambat penurunan fungsi tubuh, meskipun manfaatnya tidak sebesar jika kebiasaan hidup sehat telah dibangun sejak usia muda. “Tidak pernah ada kata terlambat untuk olahraga,” Denny menegaskan.
Meski begitu, Denny mengingatkan masyarakat tidak menunggu sampai masa pensiun untuk mulai menjaga kesehatan. “Memulai olahraga sejak dini akan menjadi investasi yang terbaik untuk kesehatan di masa yang akan datang,” pungkasnya.



