Info Beasiswa

Beasiswa Pemerintah Malaysia Buka Pendaftaran, Bisa Kuliah S2 dan S3 Gratis

Ilustrasi Malaysia. (Pexels/Pixabay)

TopCareer.id – Pemerintah Malaysia membuka kesempatan untuk kuliah pascasarjana S2 atau S3 melalui beasiswa Malaysia International Scholarship (MIS) untuk berbagai negara, termasuk Indonesia.

Pendaftaran untuk tahun akademik 2026/2027 akan dibuka mulai 4 Maret 2026 hingga 3 April 2026.

Beasiswa ini bisa dilamar oleh:

  • Warga Negara dari negara penerima MIS 2026
  • Berniat untuk menempuh studi pascasarjana penuh waktu (Magister/PhD) di Malaysia atau
  • Sedang menempuh studi pascasarjana penuh waktu di universitas negeri Malaysia dan institusi pendidikan tinggi swasta terpilih dengan sisa masa studi minimal 2 semester sebelum periode studi berakhir

Beberapa benefit yang akan diterima penerima beasiswa yaitu:

  • Biaya kuliah selama seluruh periode yang akan dibayarkan langsung ke universitas setelah universitas menerbitkan tagihan kepada Kementerian Pendidikan Tinggi Malaysia.
  • Tunjangan hidup bulanan sebesar RM 1.500 akan diberikan kepada penerima beasiswa setiap 4 bulan sekali, setelah laporan perkembangan studi diserahkan kepada Kementerian Pendidikan Tinggi Malaysia.

Adapun, negara-negara yang mahasiswanya bisa mendaftar beasiswa Malaysia International Scholarship yaitu:

  • ASEAN (Brunei Darussalam, Kamboja, Indonesia, Laos, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, Vietnam)
  • Negara-negara Persemakmuran/Commonwealth (Wilayah CPA di Afrika, Asia, Australia, Kepulauan Inggris & Mediterania, Kanada, Karibia, Amerika dan Atlantik, India, dan Pasifik)
  • Afghanistan
  • Albania
  • Aljazair
  • Azerbaijan
  • Bahrain
  • Brasil
  • Chile
  • China
  • Mesir
  • Georgia
  • Hong Kong
  • Hungaria
  • Iran
  • Irak
  • Jepang
  • Yordania
  • Kazakhstan
  • Kosovo
  • Kuwait
  • Kirgizstan
  • Libya
  • Maroko
  • Palestina
  • Qatar
  • Rusia
  • Arab Saudi
  • Senegal
  • Serbia
  • Korea Selatan
  • Sudan
  • Suriah
  • Tajikistan
  • Timor-Leste
  • Tunisia
  • Turki
  • Turkmenistan
  • Uni Emirat Arab
  • Uzbekistan
  • Yaman

Baca Juga: Pendaftaran Beasiswa Kemitraan Indonesia 2026 Dibuka, Cek Syaratnya

Sementara, untuk bidang-bidang pendidikan yang dapat dilamar yaitu:

  • Pendidikan
  • Seni dan Humaniora
  • Ilmu Sosial, Jurnalisme, dan Informasi
  • Bisnis, Administrasi, dan Hukum
  • Ilmu Alam, Matematika, dan Statistik
  • Teknologi Informasi dan Komunikasi
  • Teknik, Manufaktur, dan Konstruksi
  • Pertanian, Kehutanan, Perikanan, dan Kedokteran Hewan
  • Kesehatan dan Kesejahteraan (tidak termasuk kedokteran, keperawatan, dan farmasi)

Syarat pendaftaran

  • Berusia tidak lebih dari 40 tahun saat mendaftar untuk program Magister.
  • Berusia tidak lebih dari 45 tahun saat mendaftar untuk program PhD.
  • Memiliki kualifikasi akademik yang baik:

i. Pelamar Magister: memiliki IPK minimal 3,00 atau setara dengan kelas dua atas (Honours) pada jenjang sarjana;
ii. Pelamar PhD: memiliki IPK minimal 3,00 atau hasil sangat baik pada jenjang Magister di bidang yang relevan.

  • Memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik:

i. IELTS minimal band 6.0; atau
ii. Skor TOEFL PBT minimal 550 atau setara; atau
iii. Pernah menempuh pendidikan dengan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar (dibuktikan dengan surat resmi dari universitas).

  • Menyerahkan proposal penelitian tertulis minimal 1.000 kata yang relevan dengan bidang studi yang dituju

Dokumen yang dibutuhkan

  • Salinan paspor yang telah dilegalisir sebagai bukti kewarganegaraan (dengan masa berlaku minimal 6 bulan);
  • Salinan transkrip akademik yang telah dilegalisir:

a. Transkrip studi sarjana (beserta transkrip gelar magister untuk pelamar PhD);
b. Harus mencerminkan seluruh mata kuliah yang diambil selama program studi sebelumnya; dan
c. Harus disertai dokumen resmi yang telah dilegalisir dari institusi asal yang menjelaskan sistem penilaian jika transkrip tidak mencantumkan IPK (CGPA), nilai, atau persentil.

  • Salinan hasil tes kemampuan bahasa Inggris yang telah dilegalisir (IELTS/TOEFL) atau surat resmi dari institusi sebelumnya yang menyatakan bahwa bahasa Inggris digunakan sebagai bahasa pengantar dalam program studi yang telah ditempuh;
  • Surat rekomendasi dari 2 pemberi referensi;
  • Surat penerimaan dari universitas di Malaysia (jika pelamar sedang menempuh studi pascasarjana atau sudah mendapatkan penerimaan);
  • Curriculum Vitae (CV); dan
  • Proposal penelitian (khusus untuk pelamar Magister by Research dan PhD).
  • Semua dokumen wajib dalam bahasa Inggris. Jika dokumen menggunakan bahasa lain, pelamar harus menyertakan terjemahan resmi yang telah dilegalisir.

Baca Juga: OIKN Buka Beasiswa S1 di Universitas Brawijaya, Simak Syaratnya

Institusi yang didukung dalam program MIS:

Universitas Negeri

  • Universiti Teknologi Malaysia (UTM)
  • Universiti Sains Malaysia (USM)
  • Universiti Putra Malaysia (UPM)
  • Universiti Malaya (UM)
  • Universiti Teknologi Mara (UiTM)
  • Universiti Islam Antarabangsa Malaysia (UIAM/IIUM)
  • Universiti Utara Malaysia (UUM)
  • Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM)
  • Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM)
  • Universiti Teknikal Malaysia Melaka (UTeM)
  • Universiti Sains Islam Malaysia (USIM)
  • Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI)
  • Universiti Malaysia Terengganu (UMT)
  • Universiti Malaysia Sabah (UMS)
  • Universiti Malaysia Pahang (UMP)
  • Universiti Malaysia Sarawak (UNIMAS)
  • Universiti Malaysia Perlis (UniMAP)
  • Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA)
  • Universiti Pertahanan Nasional Malaysia (UPNM)
  • Universiti Malaysia Kelantan (UMK)

Universitas Swasta

  • Universiti Teknologi Petronas (UTP)
  • Universiti Tenaga Nasional (UNITEN)
  • Multimedia University (MMU)
  • INCEIF University (INCEIF)

Pendaftaran bisa dilakukan melalui https://biasiswa.mohe.gov.my/INTER/index.php. Untuk informasi lebih lanjut, kamu bisa cek ke link ini.

Leave a Reply