Tips Karier

Pegadaian Ingatkan Modus Lowongan Kerja Palsu, Cek 6 Cara Menghindarinya

TopCareer.id – PT Pegadaian mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai penipuan lowongan kerja yang meminta pelamar membeli tiket transportasi atau akomodasi tertentu.

Tribuana Tunggadewi, Direktur Human Capital PT Pegadaian, menyebut bahwa penipu lowongan kerja kini tidak segan memakai identitas figur publik dan perusahaan-perusahaan besar, untuk mengincar data pribadi atau urang korban.

“Salah satu yang paling sering dijumpai adalah pengiriman surat panggilan wawancara di kantor Pegadaian yang mewajibkan pelamar membeli tiket transportasi atau akomodasi melalui agen travel tertentu dengan iming-iming penggantian biaya (reimbursement), hingga pendaftaran wawancara daring via aplikasi rapat daring yang meminta transfer sejumlah uang,” kata Tribuana.

Mengutip laman resmi Pegadaian, berikut beberapa hal yang wajib dilakukan supaya kamu tidak tertipu lowongan kerja palsu.

1. Cek sumber informasi

Perusahaan profesional akan menggunakan website dan media sosial resmi perusahaan dalam mengumumkan informasi rekrutmen. Begitu juga informasi melalui email, perusahaan akan menggunakan domain resmi.

2. Abaikan jika meminta sejumlah uang

Proses rekrutmen yang sah biasanya tidak memungut biaya apapun selama proses rekrutmen berlangsung. Di beberapa kasus, penipu biasanya memakai modus biaya reservasi tiket pesawat atau hotel melalui agen travel fiktif, bahkan menjanjikan penggantian biaya (reimbursement).

Baca Juga: Alasan Warga Indonesia Masih Gampang Ketipu Lowongan Kerja Palsu

3. Perhatikan kualitas penulisan

Surat panggilan kerja resmi dari perusahaan profesional disusun dengan tata bahasa rapi dan detail.

Waspadailah jika pada informasi rekrutmen tersebut terdapat banyak salah ketik atau typo, penggunaan tanda baca seperti tanda seru atau huruf kapital berlebihan, serta format surat yang buram seperti hasil tempelan atau fotocopy.

Cek juga penggunaan logo dan visual di surat tersebut. Beberapa tanda-tanda yang wajib diwaspadai seperti penggunaan foto perusahaan dengan seragam yang sudah tidak digunakan, serta penempatan logo perusahaan yang tidak wajar seperti penggunaan logo lama, warna logo berbeda, atau bentuk yang ukurannya tidak sesuai dengan logo resmi.

4. Riset lokasi dan kontak perusahaan

Penipu sering kali menggunakan alamat kantor yang tidak jelas atau fiktif. Gunakan google maps untuk verifikasi alamat tersebut, dan cek nomor kontak dengan aplikasi cek nomor telepon untuk memastikan apakah nomor tersebut resmi, atau terindikasi penipu.

Baca Juga: Incar Entry-Level, Posisi Ini Sering Jadi Kedok Penipuan Lowongan Kerja

5. Jangan tergiur gaji yang tidak masuk akal

Jika sebuah posisi menawarkan gaji yang jauh di atas rata-rata pasar untuk pengalaman yang minimal, kamu harus waspada. Penipu sering memakai angka besar untuk memancing korban sehingga tidak berpikir lebih jauh.

6. Perhatikan proses rekrutmen yang terlalu cepat

Calon karyawan pada perusahaan profesional akan melalui beberapa tahap seleksi, seperti administrasi, tes kemampuan teknis, psikotes, Leaderless Group Discussion (LGD), wawancara, hingga tes kesehatan, sesuai dengan kebutuhan calon karyawan bagi perusahaan.

Tribuana pun mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap lowongan kerja palsu yang mengatasnamakan PT Pegadaian.

“Kami tegaskan bahwa PT Pegadaian (Persero) tidak pernah memungut biaya apapun selama proses seleksi, tidak pernah bekerja sama dengan agen travel mana pun, dan tidak pernah membebankan biaya akomodasi kepada calon pelamar,” kata Tribuana.

Ia menambahkan, kamu yang tertarik bekerja di Pegadaian bisa cek informasi rekrutmen melalui kanal resmi di situs pegadaian.co.id, LinkedIn PT Pegadaian dan akun Instagram pegadaian_id.

Banner Loker

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button