Find Us on Facebook

Instagram Gallery

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Senin, Agustus 2, 2021
redaksi@topcareer.id
Profesional

Seksolog di Indonesia Antara Ada Tiada

Ilustrasi

TOPCAREER.ID – Profesi seksolog atau psikolog klinis di Indonesia bisa dibilang antara ada dan tiada. Perannya sebagai jembatan pendidikan seks seolah hanya menjadi pemanis di dalam literasi semata. Terlebih dengan tantangan yang ada dalam masyarakat dan pemerintahnya sendiri.

Membicarakan seks di Indonesia, bagi kebanyakan orang masih di anggap sebagai sesuatu yang tabu. Padahal jika pendidikan seks diberikan lebih dini secara masif, mungkin saja bisa menekan pertumbuhan pelecehan dan penyakit seksual yang terjadi di segala tingkatan umur.

Tengok saja data-data miris yang didapat Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) pada 2015. Dari 1.726 kasus pelecehan seksual yang terjadi, sekitar 58 persennya dialami anak-anak. KPAI menilai pola asuh menjadi salah satu faktor mengapa pelecehan seksual terhadap anak terus bermunculan.

“60 persen orangtua di Indonesia hanya menanyakan persoalan pendidikan akademik, seperti nilai, peringkat di kelas. Hanya 30 persen yang menanyakan persoalan sosial mereka, soal hobi, permasalahan dengan teman, status media sosial, bahkan soal reproduksi,” kata Sekretaris KPAI Rita Pranawati.

Tinggalkan Balasan