Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Follow @topcareerid Instagram

SKILLS.ID

Thursday, October 24, 2019
redaksi@topcareer.id
Profesional

Cara Bedakan Barista yang Benar dengan yang Asal-asalan

Views

Topcareer.id Barista kini makin kian bermunculan seiring menggilanya bisnis coffee shop atau kedai kopi. Tapi, kualitas barista tak bisa dibohongi meski pekerjaannya memang bikin kopi. Barista yang sudah andal mampu melihat mana yang punya kualitas tinggi, dan mana yang asal.

Dewan Pembina Speciality Coffee Association of Indonesia Tuti Mochtar mengatakan, bagi yang sudah biasa dan paham bagaimana kerja barista sesungguhnya, pasti akan mengenali karakter barista yang baik dan asal-asalan.

“Terlihat, kalau bikin espresso kira-kira dia tahu nggak espresso yang baik seperti apa. Itu yang pertama. Dari espresso itu kan bisa dibikin cappuccino dan lain-lain. Benar nggak dia cara bikinnya. Dari situ aja dulu. Itu yang simple kelihatan,” kata Tuti kepada TopCareer.id usai talkshow acara Festival Kopi di Kota Tua, Rabu (18/9/2019).

Juri barista internasional pertama di Asia Tenggara ini menyampaikan, barista merupakan profesi yang pekerjaannya berada di belakang mesin espresso. Jadi, kalau si barista tak bisa membuat espresso dengan benar, bagaimana bisa disebut sebagai barista.

Ia melihat bahwa tak semua barista saat ini bisa membuat espresso dengan baik. Barista sebenarnya harus mampu menjadi jembatan antara pemilik coffee shop dengan para pelanggan, rasa kopi seperti apa yang ingin disampaikan.

“Dia merasa di-grain, masukin portafilter, pencet mesinnya, keluar itu sudah. Tapi kemudian saat dicoba atau dicicip, dia tahu nggak sih sebenarnya espresso seperti apa,” ucap perempuan yang puluhan tahun terjun di industri kopi.

Barista yang baik, kata dia, bisa menjelaskan apa saja yang terkandung sesuai dengan apa yang ada  dalam gelas. Nah, resep segelas kopi itu biasanya datang dari coffee shop alias pemilik bisnis, espresso seperti apa yang akan dihadirkan.

“Oke, espressonya rasanya seperti ini ya, nanti pada saat dibikin cappuccino rasanya seperti ini. Dia (barista) harus ngikutin. Sekarang kalau sudah ditetapkan sama kafenya tapi ternyata dia tidak bisa, itu bukan barista yang baik.”

Ia menambahkan kualifikasi barista yang baik pasti tahu setidaknya dasar pengetahun kopi, Robusta, Arabica seperti apa, kemudian roastingnya, lalu cara perlakuan kopinya.*

Editor: Ade Irwansyah

hildailhamil@gmail.com'

Leave a Reply