Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Follow @topcareerid Instagram

SKILLS.ID

Thursday, November 21, 2019
redaksi@topcareer.id
Tren

Mengenal Ergophobia, Rasa Takut untuk Bekerja

Topcareer.id – Ergophobia adalah ketakutan abnormal dan tidak rasional terhadap pekerjaan. Penderitanya akan merasa tak nyaman saat berada di tempat kerja, atau bahkan ketika bayangan tentang ‘bekerja’ sekadar melintas di pikiran mereka.

Dikutip dari dari Medicinenet, fobia jenis ini membuat penderitanya merasa takut untuk berbicara di depan kelompok di tempat kerja, takut gagal mengerjakan tugas yang diberikan, hingga takut bersosialisasi dengan rekan kerja.

Siapa yang cenderung terserang Ergophobia?

Para pengidap Ergophobia biasanya memiliki pengalaman buruk dengan pekerjaan di masa lalu. Seperti majikan yang kasar, keseimbangan kehidupan kerja yang buruk, kegagalan memenuhi tuntutan pekerjaan, dan lain sebagainya.

Berada dalam lingkungan kerja penuh tekanan juga berkontribusi besar terhadap perkembangan fobia ini.

Apa saja gejala Ergophobia?

Seseorang yang mengalami ergophobia akan mulai menunjukkan gejala-gejala ini dalam frekuensi yang bervariasi ketika memikirkan pekerjaan.

  • Sesak napas, panik, hiperventilasi
  • Xerostomia (kekeringan di seputar mulut, bibir, tenggorokan)
  • Detak jantung tinggi, nyeri dada
  • Keringat dingin dan gemetar
  • Insomnia

Bagaimana cara mengatasi Ergophobia?

Hipnoterapi dan Psikoterapi adalah dua cabang yang mendominasi pendekatan perawatan untuk Ergophobia. Para ahli menganjurkan untuk mencoba keduanya karena masing-masing memiliki keunggulan.

Dalam beberapa kasus, obat mungkin akan diperlukan untuk pasien yang memiliki respon ekstrem saat berhadapan dengan dunia kerja. Obat akan membantu mereka mengurangi kecemasan sehingga bisa tetap berfungsi di tempat kerja.

Merawat seseorang dengan Ergophobia

Memahami masalah yang sedang dihadapi, dan memastikan bahwa mereka menjalankan terapi dengan serius merupakan salah satu hal terbaik bisa dilakukan untuk merawat penderita Ergophobia.

Jika kamu memiliki teman yang punya kecenderungan mengidap Ergophobia, sarankan mereka untuk berkonsultasi dengan praktisi medis. Menangkap masalah sejak dini itu penting.

Editor: Feby Ferdian

rinoprasetyo16@gmail.com'
the authorRino Prasetyo

Leave a Reply