Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Follow @topcareerid Instagram

SKILLS.ID

Thursday, October 24, 2019
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

5 Tipe Karyawan yang Susah Naik Jabatan

Views

Topcareer.id – Sudah bekerja lama, tapi belum ada tanda-tanda akan mendapatkan kenaikan jabatan? Coba intropeksi diri, siapa tahu cara kerja kamu kurang disukai perusahaan.

Seperti dikutip dari Business Insider, setidaknya ada lima tipe pekerja yang sulit mendapat kenaikan jabatan. Berikut ciri-cirinya:

Captain Fantastic
Tipe pekerja seperti ini biasanya menghalalkan segala cara untuk mencapai tempat yang mereka inginkan. Mereka juga cenderung memiliki hubungan yang tidak baik dengan rekan kerja dan atasan mereka.

Tipe Captain Fantastic tak mau mendengarkan pendapat atau kritikan orang lain, serta memiliki sifat egois yang tinggi.

Sedangkan jika kamu ingin mendapat kenaikan jabatan, kamu harus bisa mendengar dan mengatur orang lain untuk menjadi tim yang bisa mengembangkan perusahaan.

The Solo Flier
Tipe ini dikenal pandai bekerja sendiri, namun memiliki teamwork skills yang buruk. Tipe ini lebih senang menonjolkan diri mereka sendiri dari pada terlihat sama dengan rekan kerjanya.

Version 1.0
Pekerja dengan tipe ini paling tidak suka dengan perubahan. Mereka sangat benci saat harus mempelajari keterampilan dan hal-hal baru. Mereka menyebut dirinya “Tradisionalis”.

Hal ini akan membuat perusahaan berat untuk memberikan kenaikan jabatan karena khawatir kamu akan sulit beradaptasi dengan perubahan dan membuat perusahaan jadi lambat berkembang.

The One-Trick Pony
Pekerja tipe ini biasanya hanya memiliki satu keahlian saja, dan selalu mengandalkan keahliannya itu untuk menyelesaikan semua tugas yang diberikan. Ini membuat mereka terlihat tidak kreatif sehingga tidak ada harapan untuk mengembangkan kariernya.

The Whirling Dervish
Jika kamu suka terlambat datang ke pertemuan perusahaan, serta suka menggerutu dengan tugas yang diberikan, berarti kamu termasuk tipe pekerja yang satu ini.

Mereka juga dikenal sebagai perencana yang buruk. Mereka sering terlihat sibuk tapi tidak menghasilkan apapun, sehingga mereka susah untuk mendapatkan kenaikan jabatan.

Editor: Feby Ferdian

the authorSherly Agnesia

Leave a Reply