Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Follow @topcareerid Instagram

SKILLS.ID

Saturday, November 23, 2019
redaksi@topcareer.id
Tren

Kunai, Senjata Penusuk Wiranto. Dijual Bebas dan Harganya Mulai Rp 49 Ribu

Topcareer.id – Menko Polhukam Wiranto diserang orang tak dikenal ketika melakukan kunjungan kerja ke Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019).

Dalam rekaman video yang banyak beredar di dunia maya, penyerang terlihat menggunakan Kunai, sebuah senjata yang akrab digunakan oleh para ninja di Jepang. Tajamnya senjata itu membuat Wiranto mengalami luka serius di bagian perutnya.

Pertanyaannya, seberapa berbahayakah senjata ini?

Seperti dikutip dari giantbomb, Kunai banyak diibaratkan layaknya kuku ninja. Para ninja memakainya untuk memanjat, mengait, menggali, bertarung jarak dekat, hingga yang paling sering dijadikan senjata lempar. Ukurannya yang kecil juga menjadi keuntungan tersendiri karena sulit dideteksi oleh lawan.

Yang menarik, Kunai awalnya difungsikan sebagai alat berkebun, sebelum akhirnya dijadikan senjata dengan sejumlah modifikasi.

Alat yang memiliki ketajaman pada ujungnya ini tergolong murah karena terbuat dari besi. Fungsinya kala itu lebih mirip linggis yang banyak dipakai untuk membongkar, menggali lubang, dan menghancurkan kayu atau plester.

Dewasa ini, Kunai telah dibuat dalam berbagai versi. Mulai dari yang panjang, lebar, dan bahkan bergerigi.

Dok. Istimewa

Harga Kunai di Indonesia

Seiring dengan banyaknya manga dan anime Jepang bertema ninja yang memakai Kunai sebagai salah satu senjatanya. Popularitas Kunai pun meningkat luas, termasuk di Indonesia. Beberapa konon memakainya untuk kebutuhan cosplay.

Meskipun tergolong senjata tajam, beberapa versi kunai ternyata dijual bebas di Indonesia dengan harga yang cukup terjangkau. Ketika kami mengecek beberapa toko online, kami menemukan senjata ini dengan kisaran mulai dari puluhan ribu hingga ratusan ribu rupiah, yakni Rp 49 ribu hingga Rp 240 ribuan.

Lalu, dengan kejadian ini, apakah keberadaan Kunai akan dibatasi? Bagaimana menurut kamu? *

Editor: Ade Irwansyah

feby@gmail.com'
the authorFeby Ferdian

2 Comments

Leave a Reply