Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Follow @topcareerid Instagram

SKILLS.ID

Friday, November 15, 2019
redaksi@topcareer.id
Tren

Palapa Ring Diresmikan, Kenapa Literasi Digital Kian Penting?

Topcareer.id – Ada yang hapal Sumpah Palapa yang dikumandangkan Patih Gajah Mada di zaman kerajaan Majapahit? “Selama aku belum menyatukan Nusantara, aku takkan menikmati palapa,” begitu kata sang mahapatih. Sumpah Palapa itu menjadi inspirasi dan digunakan sebagai nama proyek jaringan tulang punggung telekomunikasi nasional: Palapa Ring.

Senin (14/10/2019), Presiden Joko Widodo meresmikan Palapa Ring di Istana Negara. Palapa Ring merupakan infrastruktur internet yang terdiri atas kabel optik, microwave, dan menara BTS 4G, yang disiapkan pemerintah untuk menggenjot industri digital.

Proyek ini punya nama lain, Tol Langit. Muasalnya, di salah satu debat Pilpres kemarin, cawapres terpilih KH Ma’ruf Amin, yang mendampingi Jokowi, memberi penamaan itu. “Kita sudah memiliki investasi infrastruktur yang hebat. Tidak saja tol darat, tol laut, tol udara, tetapi saya sebutnya juga tol langit. Yaitu namanya yang kami gunakan untuk digital,” ujarnya.

Proyek tol langit Palapa Ring telah dimulai tahun 2007. Sempat mangkrak, Pemerintah baru serius menggarapnya pada 2015. Pemerintah membagi Indonesia ke dalam tiga wilayah, yakni Palapa Ring Barat, Palapa Ring Tengah, dan Palapa Ring Timur.

Literasi digital kian perlu untuk tangkal hoax

Palapa Ring Barat meliputi wilayah Riau dan Kepulauan Riau (sampai dengan Natuna), Palapa Ring Tengah mencakup wilayah Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku Utara (sampai dengan Kepulauan Sangihe-Talaud). Sementara Palapa Ring Timur menjangkau wilayah NTT, Maluku, Papua Barat, dan Papua. Pada 2016, proyek tersebut mulai dijalankan, dan pembangunannya rampung pada tahun 2019.

Tol langit ini mencakup pembangunan jaringan serat optik di 440 kota/kabupaten di 34 provinsi. Total panjang kabel 32.280 km di laut dan 21.807 km di darat.

Kecepatan internet Palapa Ring diklaim tembus 40 Mbps, sedangkan upload mencapai 7 Mbps. Hal itu sesuai dengan uji coba yang dilakukan di jaringan Palapa Ring Tengah pada Januari 2019 lalu.

Hal ini seharusnya dimanfaatkan operator internet, pesan pejabat Kominfo. Internet, berikut manfaat ekonomi digital yang menyertainya, kian tersebar ke seluruh pelosok negeri.

Setelah Palapa Ring beroperasi yang perlu digalakkan kemudian adalah literasi digital. Sebab, alih-alih memberi manfaat ekonomi, dampak negatif penyebaran informasi palsu atau hoax juga bisa jadi ancaman besar dengan infrastruktur yang kian canggih dan murah ini. *

ade.irwansyah@gmail.com'
the authorAde Irwansyah

Leave a Reply