Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Follow @topcareerid Instagram

SKILLS.ID

Monday, November 18, 2019
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Tak Cuma Sehat, Olahraga Juga Bikin Panjang Umur

Dok. Best Health Magazine Canada

Topcareer.id – Yang umum diketahui, dengan olahraga akan membuat tubuh makin sehat dan bugar. Bentuk tubuh ideal, jadi bonus hasil dari olaharga. Dan manfaat lain dari olahraga menurut sebuah penelitian, yakni membuat panjang umur.

Dalam studi yang dipublikasikan dalam jurnal Preventive Medicine, para peneliti di Penn State College of Medicine menemukan hubungan antara latihan kekuatan (olaharaga) dan umur yang lebih panjang.

Sementara, ya, yang diketahui olahraga seperti cardio telah terbukti menurunkan risiko untuk penyakit kardiovaskular, Alzheimer, dan kanker. Hanya sedikit penelitian yang menyebut bagaimana olahraga  berdampak pada kesehatan dan umur panjang.

Baca juga: Berolahraga dengan Perut Kosong, Bolehkah?

Untuk memeriksa bagaimana latihan kekuatan akan berdampak pada kematian, para peneliti melihat data dari Survei Wawancara Kesehatan Nasional yang dikumpulkan antara tahun 1997 dan 2001 dan menghubungkannya dengan data sertifikat kematian lebih dari 30.000 orang berusia 65 tahun hingga 2011.

Dilaporkan, hanya 9 persen orang yang olahraga kekuatan setidaknya dua kali seminggu. Tetapi para lifter (sebutan untuk orang yang gemar olahraga angkat beban) itu memiliki risiko kematian dini 46 persen lebih rendah daripada orang-orang yang tidak.

Mereka juga 41 persen lebih kecil kemungkinan mengalami kematian terkait jantung dan 19 persen lebih kecil untuk meninggal karena kanker. Dan hasilnya bertahan bahkan setelah disesuaikan dengan faktor gaya hidup lain seperti merokok atau penggunaan alkohol.

Baca juga: 7 Gerakan Olahraga Sederhana di Kantor yang Wajib Dicoba

Penelitian lain juga mendukung hubungan antara latihan kekuatan dan kesehatan jantung. Dalam sebuah penelitian di Appalachian State University, orang yang melakukan 45 menit latihan ketahanan intensitas sedang menurunkan tekanan darah mereka hingga 20 persen.

Menurut penelitian, mengangkat beban berat dari waktu ke waktu tidak hanya mempertahankan massa tulang tetapi bahkan dapat membangun tulang baru, terutama pada kelompok perempuan post-menopause berisiko tinggi. *

Editor: Ade Irwansyah

hildailhamil@gmail.com'

Leave a Reply