Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Follow @topcareerid Instagram

SKILLS.ID

Friday, December 6, 2019
redaksi@topcareer.id
Tips Karier

Stres Kerja? Coba Merajut

Ilustrasi merajut. Sumber foto: eventbrite.sgIlustrasi merajut. Sumber foto: eventbrite.sg

Topcareer.id – Bekerja di kantor seharian memang kerap bikin stres. Coba cari sesuatu di luar pekerjaan yang bisa membuatmu bahagia. Dan mungkin salah satunya dengan merajut.

Ada penelitian yang menyebutkan dampak positif merajut dikaitkan dengan perasaan tenang. Penelitian yang dilakukan oleh para peneliti di University of Wollongong Australia menemukan bahwa merajut atau merenda ini dapat membuat dampak positif. Merajut membuatmu merasa lebih tenang dan lebih bahagia.

Studi ini bertanya kepada 8.000 peserta tentang kebiasaan merajut mereka. Studi ini didominasi oleh perempuan (99%), peneliti menemukan bahwa 90% responden mengatakan bahwa mengaitkan benang berulang-ulang membuat mereka merasa lebih tenang.

Baca juga: Merajut Zaman Now Bareng Komunitas Tarqmaenbenang

Selain itu, 82% mengatakan itu juga membuat mereka merasa lebih bahagia. Dan yang lebih mengejutkan, 70% responden mengatakan merenda bahkan membantu meningkatkan memori dan konsentrasi mereka.

“Hasil dari survei menunjukkan bahwa merajut memberikan banyak manfaat positif bagi orang-orang dalam hal kesejahteraan,” kata Dr. Pippa Burns kepada Marthastewart.com.

“Menyadari bahwa merajut dapat memberikan manfaat positif dapat mendorong orang untuk mengambil hobi seperti strategi perawatan diri.”

Baca juga: Punya Bos Workaholic? Begini Mengatasinya Agar Kamu Tidak Stres

Sebuah studi yang diterbitkan dalam The British Journal of Occupational Therapy menemukan bahwa 81% responden yang mengalami depresi mengatakan mereka merasa bahagia setelah merajut. Kerajinan ini juga mampu mengurangi kecemasan, membangun harga diri, dan bahkan membantu melawan insomnia.

Mungkin merajut akan bermanfaat bagi tempat kerja. Lima puluh persen pekerja dalam survei terbaru mengatakan mereka merasa stres dalam pekerjaan mereka. *

Editor: Ade Irwansyah

hildailhamil@gmail.com'

Leave a Reply