Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Monday, July 6, 2020
redaksi@topcareer.id
Profesional

Morning Person Vs Night Owl, Mana Lebih Baik Saat Kerja?

Ilustrasi (Dok. Medicalmantra)

Topcareer.id – Morning person berarti tipe orang yang aktif bekerja di pagi hari. Sedangkan night owl, seperti burung hantu paling suka bekerja di malam hari. Nah, kamu tipe yang mana? Salah satunya punya manfaat untuk kehidupan kantormu.

Tapi ada kabar baik untuk morning person karena berdasar studi, para burung hantu (night person) mungkin memiliki gangguan fungsi selama jam kerja regular sehari-hari.

Studi ini diterbitkan oleh Thursday dalam jurnal akademik “Sleep.” Para peneliti di University of Birmingham mengamati fungsi otak (antara lain) dari 38 orang yang dikategorikan sebagai burung hantu malam, yang memiliki waktu tidur rata-rata 2.30 pagi dan waktu bangun pukul 10.00 pagi, atau morning person, yang memiliki waktu tidur rata-rata 11 malam dan bangun jam 6.30 pagi.

Baca juga: 5 Tahun Tak Kerja? Ini 5 Karier yang Bisa Dilanjutkan Meski Pernah Jeda

Peserta menjalani pemindaian MRI, diminta untuk menyelesaikan serangkaian tugas dan berpartisipasi dalam sesi pengujian pada waktu yang berbeda sepanjang hari antara pukul 8 pagi dan 8 malam, selain juga diminta untuk melaporkan tingkat kantuk mereka.

Secara keseluruhan, para peneliti menemukan bahwa si burung hantu memiliki konektivitas otak istirahat yang lebih rendah dan itu ada kaitannya dengan tingkat atensi yang lebih buruk, reaksi yang lebih lambat, dan peningkatan rasa kantuk sepanjang jam di hari kerja.

Sementara itu, konektivitas otak di dalam yang dapat memprediksi kinerja yang lebih baik dan kantuk pun akan lebih rendah secara signifikan terjadi pada orang-orang morning person. Hal ini menunjukkan bahwa konektivitas keadaan otak si burung hantu terganggu sepanjang hari kerja.

Baca juga: Cara Mencetak Prestasi di Tempat Kerja Baru

“Sejumlah besar orang berjuang untuk memberikan kinerja terbaik mereka selama jam kerja atau sekolah mereka, padahal itu tidak cocok secara alami,” kata peneliti utama studi itu, Dr Elise Facer-Childs, dari Pusat Kesehatan Otak Manusia Universitas Birmingham dalam CNBC Make It.

“Ada kebutuhan penting untuk meningkatkan pemahaman kita tentang masalah ini untuk meminimalkan risiko kesehatan di masyarakat, serta memaksimalkan produktivitas.”

Namun, dengan mengetahui apakah kamu seorang morning person atau si burung hantu atau malah sesuatu di antara keduanya, bisa membantumu dalam mengoptimalkan prodktivitas sepanjang hari menurut Daniel Pink, penulis When: The Scientific Secrets of Perfect Timing.

“Semua waktu dalam sehari tidak diciptakan sama,” kata Pink kepada CNBC Make It.

“Kinerja kami sangat bervariasi sepanjang hari, dan tugas apa yang harus dilakukan pada waktu tertentu sangat tergantung pada sifat tugas. Jika kita melihat bukti, kita dapat melakukan pekerjaan yang tepat, pada waktu yang tepat.”

Menurut Pink, untuk morning person, pagi hari adalah waktu terbaik untuk melakukan pekerjaan analitis yang membutuhkan fokus, dan lebih banyak pekerjaan administratif atau rutin harus dilakukan di kemudian hari. Kebalikannya berlaku untuk si burung hantu. *

Editor: Ade Irwansyah

Leave a Reply