Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Senin, Agustus 8, 2022
redaksi@topcareer.id
Profesional

Dua Kata Penuh Makna, Bisa Tingkatkan Kepuasan Kerja

Sumber foto: ForbesSumber foto: Forbes

Topcareer.id – Dua kata yang kami maksud adalah “terima kasih”. Ucapan “terima kasih” yang sederhana ternyata punya efek lebih dari yang diharapkan, terutama di tempat kerja.

Mendengar ucapan terima kasih dapat meningkatkan kepuasan kerja, bahkan termasuk aspek kesehatan fisikmu.

Para peneliti dari Portland State University memutuskan untuk fokus pada mereka yang menerima ungkapan terima kasih, mempelajari sekelompok 150 perawat perawatan akut di Oregon.

Baca juga: Stres Kerja? Coba Merajut

Perawat memiliki pekerjaan yang sulit; tuntutan pekerjaan mereka sering dikaitkan dengan kurang tidur, gizi buruk, dan sakit kepala. Mereka juga menggambarkan perasaan kurang dihargai.

“Perawat cenderung memiliki pekerjaan tanpa pamrih. Ini sangat fisik, dan mereka sering diteriaki oleh pasien yang berada di level terendah. Ketika perawat menerima rasa terima kasih, itu meningkatkan semangat mereka,” kata peneliti dan profesor bisnis PSU David Cadiz, dalam rilisnya ditulis di laman The Ladders.

Hampir 150 perawat terlibat dalam penelitian ini. Mereka mengisi survei mingguan selama 12 minggu, menjawab pertanyaan tentang kualitas tidur, sakit kepala, makan sehat, dan berapa banyak shift di mana mereka paling banyak ucapan terima kasih dari seseorang di tempat kerja.

Perawat yang diucapkan terima kasih lebih sering melaporkan kepuasan kerja yang lebih tinggi. Pada akhirnya hal itu menciptakan hasil yang melampaui tempat kerja, meningkatkan makan yang lebih sehat, tidur yang lebih baik, dan lebih sedikit sakit kepala.

Baca juga: Kenali Eustres, Stres yang Punya Dampak Positif

“Jenis studi ini membantu kita memahami bagaimana menjaga perawat di tempat kerja dengan cara yang sehat. Perawat sangat menyelaraskan profesi mereka dengan identitas mereka dan seringkali lebih memperhatikan pasien daripada diri mereka sendiri,” kata Cadiz.

Rasa terima kasih cocok dengan pekerjaan mereka, memberi mereka kepuasan dalam pekerjaan yang dilakukan dengan baik, dan pada akhirnya meningkatkan perawatan diri.

Cadiz menyarankan bahwa perusahaan memiliki sesuatu untuk dipelajari dari penelitian ini. Menurutnya, memiliki budaya terima kasih di tempat kerja dapat menciptakan lingkaran positif yang pada akhirnya berdampak pada kesehatan pekerja, serta menciptakan perusahaan yang lebih sehat.

“Karyawan yang menerima umpan balik positif lebih sehat, dan itu dapat berdampak pada laba. Mencegah sakit kepala dan gejala terkait stres lainnya berarti lebih sedikit hari sakit, dan dalam hal ini, mengurangi biaya perawat pengganti dan upah lembur,” tutur Cadiz. *

Editor: Ade Irwansyah

Tinggalkan Balasan