- Advertisement -
TopCareerID

Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Follow @topcareerid Instagram

SKILLS.ID

Sunday, January 26, 2020
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Mengenal Brain Dump dan Bagaimana Cara Melakukannya

Ilustrasi (dok. Rebounds Sports Med)

Topcareer.id – Brain dump adalah proses mengeluarkan semua yang kamu pikirkan di dalam otak ke media penyimpanan lain, misalnya kertas atau komputer.

Ketika mengandalkan pikiran sendiri untuk mengingat dan mengelola semua tugas dan proyek, otak menjadi kelebihan beban. Maka dari itu perlu dilakukan brain dump.

Dikutip dari Journalsmarter.com, Jumat (20/12/2019), begini cara untuk melakukan brian dump agar pikiran kembali jernih.

Baca juga: 7 Hal yang Menyebabkan Karyawan Burnout

Tuangkan semua
Mulailah dengan menuliskan segala sesuatu yang ada di pikiran kamu saat ini, seperti tugas, proyek, ide yang tidak terpenuhi, atau pemikiran berkeliaran lainnya, terutama yang mengganggu pikiranmu secara teratur.

Gunakan kertas atau kartu kecil, karena akan membuat langkah selanjutnya lebih mudah. Sisihkan waktu tertentu untuk melakukan ini (20 hingga 30 menit sudah cukup).

Buat proyeknya
Setelah kamu mengumpulkan semua pemikiran, akan sangat berguna untuk mengelompokkannya ke dalam proyek-proyek.

Proyek yang kamu pilih akan bergantung pada apa yang terjadi dalam hidup kamu saat ini. Setelah kamu menetapkan setiap item ke proyek yang semestinya, kamu bisa beralih ke langkah berikutnya.

Tetapkan prioritas
Pertanyaan selanjutnya untuk dijawab adalah: dari semua item ini, apa yang penting dan apa yang tidak? Apa yang harus dilakukan sekarang dan apa yang harus ditunda?

Satu proyek pada satu waktu, mengatur setiap item sesuai dengan tingkat prioritasnya:

Baca juga: 7 Hal yang Menyebabkan Karyawan Burnout

Prioritas Pertama
Hal yang mendesak / sangat penting, hal yang sudah kamu komitmenkan, dan hal yang tidak bisa dinegosiasikan

Prioritas kedua
Hal-hal yang ingin kamu lakukan tetapi tidak mendesak, hal yang bergantung pada seseorang / sesuatu yang lain, hal yang hanya akan terjadi dalam 2-3 minggu dari sekarang.

Prioritas ketiga
Hal-hal yang mungkin ingin kamu lakukan tetapi belum yakin, hal terjadi dalam lebih dari 3 minggu dari sekarang.

Prioritas keempat
Hal-hal yang tidak akan benar-benar merusak kamu jika dibiarkan batal, hal yang kamu sadari tidak mungkin kamu lakukan dengan semua hal lain yang ada di atas, dan hal yang benar-benar tidak ingin kamu lakukan.

Action!
Lihatlah proyek pertama kamu dan tanyakan pada diri sendiri, apa hal pertama yang harus diperhatikan dalam daftar ini? Pilih salah satu yang terasa paling penting saat ini, dan tahan godaan untuk memilih lebih dari satu. Kamu akan kembali ke daftar lagi nanti, dan lagi pula kamu hanya bisa melakukan satu hal pada satu waktu. Ulangi proses pada setiap proyek yang telah kamu buat. *

Editor: Ade Irwansyah

rinoprasetyo16@gmail.com'
the authorRino Prasetyo

Leave a Reply