Find Us on Facebook

Instagram Gallery

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Rabu, Januari 26, 2022
redaksi@topcareer.id
Tips Karier

Ini Bahasa Tubuh yang Perlu Kamu Gunakan di Kantor Setiap Hari

Dok. Forbes

Topcareer.id – Manusia bicara tak hanya lewat bahasa verbal yang diucapkan lewat mulut maupun bahasa tulisan. Kita juga bisa bicara menggunakan bahasa tubuh.

Lewat bahasa tubuh, pesan yang ingin disampaikan menjadi lebih mengena dan dapat diterima dengan baik. Bahasa tubuh juga menjadi alat yang paling kuat untuk kesuksesan karier. Kontak mata, penguatan bicara lewat gerakan tangan, atau senym lebar, bahasa tubuh yang begitu menunjang karier.

Penelitian baru dari Colgate University melihat efek gerakan pada mesin electroencephalograph (EEG) untuk mengukur potensi yang berhubungan dengan peristiwa. Mereka menemukan bahwa setiap kali gerakan tidak sesuai dengan kata-kata yang diucapkan, pesan verbal tidak disampaikan dengan jelas. Berikut beberapa bahasa tubuh untuk membantumu lebih percaya diri.

Baca juga: Kenali 3 Bahasa Tubuh Ini untuk Tahu Seseorang Berbohong atau Tidak

Perluas ruang gerak

Dr. Carol Kinsey Goman, penulis 12 buku termasuk Silent Language of Leaders: How Body Language Can Help—or Hurt—How You Lead mengatakan, wanita cenderung memadatkan tubuh mereka, menjaga siku mereka ke samping, menyilangkan kaki dengan erat, menumpuk barang-barang mereka di tumpukan kecil, rapi, dan mambatasi diri mereka untuk mengambil ruang sesedikit mungkin.

Laki-laki cenderung memperluas ke ruang yang tersedia. “Ingatlah bahwa status dan otoritas ditunjukkan secara non-verbal melalui ketinggian dan ruang. Jadi berdirilah tegap, tarik bahu ke belakang, perbesar posisimu, dan angkat kepala tinggi-tinggi,” kata Goman dalam The Ladders.

Jangan melipat tangan

Jika kamu berdiri di ruangan dengan tangan terlipat dan melihat ke bawah, tidak ada yang akan mendekatimu. Duduk dengan kaki menyilang memberikan sinyal yang sama. Namun, jika kamu benar-benar membuka tubuh ketika seseorang masuk ke ruangan, ini akan mengurangi hambatan.

“Bahkan saat rehat kopi, sadarilah bahwa kamu dapat membuat penghalang dengan memegang cangkir dan cawan dengan cara yang tampaknya sengaja menghalangi tubuh atau menjauhkanmu dari orang lain,” kata Goman.

Tinggalkan Balasan