Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sabtu, Agustus 13, 2022
redaksi@topcareer.id
Profesional

Cara Pengusaha Atasi Burnout

Dok. CNN

Topcareer.id – Berwirausaha memang begitu tampak menjanjikan, dan betapa populer karier itu saat ini. Tapi ingat bahwa jalan wirausaha juga bisa bikin stress, bahkan lebih stress dari seorang karyawan. Jika tak pintar menghadapi burnout, kamu bisa benar-benar jatuh, khususnya bagi pengusaha perempuan.

Rachel Montanez, kontributor Forbes bertanya kepada pengusaha perempuan sekaligus CEO Girlboss, Sophia Amoruso soal hubungan antara pekerjaan dan kesejahteraan diri. Amoruso juga berbagai bagaimana menghadapi burnout bagi pengusaha perempuan.

Amoruso menjawab bagaimana ia menghindari kejenuhan selama menjalani rutinitas hariannya. Ia mengatakan bahwa ia selalu memastikan meluangkan waktu untuk kreativitas dan belajar untuk mengatakan “tidak” dengan elegan.

Baca juga: 7 Hal yang Menyebabkan Karyawan Burnout

“Juga, hal-hal sederhana seperti merawat diri sendiri dengan minum air yang cukup. Serta mengetahui batas kemampuan saya. Menyadari batasan diri sangat berpengaruh, dan terkadang satu-satunya cara untuk mengetahuinya adalah dengan mencapainya,” kata Amoruso dalam laman Forbes.

Ia menambahkan, pengingat kalender juga sangat berfungsi. Ia menggunakan pengingat kalender malah untuk perawatan diri.

“Teh juga merupakan bagian besar dari rutinitas saya. Meluangkan waktu untuk menikmati momen dan minum sesuatu seperti teh hijau Jepang.”

Amoruso pun mengatakan bahwa sangat penting untuk memiliki mental yang baik untuk diri sendiri. Coba luangkan waktu untuk berhenti sejenak dari rutinitas, merenungkan, dan menghitung kemenanganmu.

Baca juga: Ada 6 Tipe Burnout pada Pekerja. Kamu Mengalaminya?

Dalam belajar melalui refleksi itu, lanjutnya, kamu bisa memastikan bahwa apa yang kamu lakukan hari ini tidak semuanya bersinggungan dengan hal-hal yang bikin burnout.

“Seperti yang baru-baru ini saya katakan kepada klien pelatihan bisnis. Bisnismu hanya akan berkembang jika kamu berhasil. Kesehatan, pertumbuhan professional, dan pribadimu sama pentingnya dengan layanan yang kamu berikan,” ujarnya.

Jika kamu merasa sudah kehabisan tenaga karena rutinitas harian, perawatan diri, sabar serta realistis tentang seberapa banyak yang dapat kamu lakukan bisa membantu untuk lebih waras secara mental.  

“Mendapatkan dukungan melalui jaringan profesional atau pelatih bisnis juga dapat membantumu mengurangi risiko dan mempercepat kurva belajar.” *

Editor: Ade Irwansyah

Tinggalkan Balasan