- Advertisement -
TopCareerID

Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Follow @topcareerid Instagram

SKILLS.ID

Thursday, January 23, 2020
redaksi@topcareer.id
Tren

Tiga Hari Tugas, Anak Magang NASA Temukan Planet Baru

Sumber foto: Wolf Cukier

Topcareer.id – Wolf Cukier merupakan murid Scarsdale High School di New York yang di tahun pertamanya berkesempatan magang dua bulan dengan National Aeronautics and Space Administration (NASA).

Jadi, selama musim panas 2019, ia melakukan perjalanan ke NASA’s Goddard Space Flight Center di Greenbelt, Maryland.

Tugas pertamanya adalah menguji variasi dalam kecerahan bintang yang ditangkap oleh Satelit Survei Transit Exoplanet NASA, yang dikenal sebagai TESS, sebagai bagian dari proyek ilmu pengetahuan warga Planet Hunters TESS. Proyek ini memungkinkan orang yang tidak bekerja untuk NASA untuk membantu menemukan planet baru.

Hasilnya cukup mengejutkan. Hanya tiga hari memasuki masa magangnya, Cukier sudah menemukan sebuah planet baru. NASA mengumumkan berita itu di situs web mereka minggu ini, setelah mengonfirmasi pekerjaan remaja itu.

Baca juga: Astronot Perempuan NASA Ciptakan Rekor Tinggal Terlama di Luar Angkasa

NASA juga menyerahkan makalah yang ditulis bersama Cukier untuk ditinjau secara ilmiah dan mengumumkan penemuan planet ini, yang sekarang bernama “TOI 1338 b” pada pertemuan American Astronomical Society ke-235.

“Saya sedang mencari di dalam data untuk semua yang telah ditandai sukarelawan sebagai biner gerhana, sebuah sistem di mana dua bintang mengelilingi satu sama lain, dan dari pandangan kami saling melakukan gerhana ke satu sama lain di setiap orbit,” kata Cukier kepada NASA dalam laman CNBC.

“Sekitar tiga hari dalam masa magang, saya melihat sinyal dari sistem yang disebut TOI 1338. Awalnya saya pikir itu adalah gerhana bintang, tetapi waktunya salah. Ternyata itu sebuah planet.”

Menurut NASA, TOI 1338 b 6,9 kali lebih besar dari Bumi (di antara ukuran Neptunus dan Saturnus) dan terletak di konstelasi Pictor, sekitar 1.300 tahun cahaya dari Bumi. Untuk konteksnya, matahari dan bumi berjarak antara tujuh dan sembilan menit cahaya.

Baca juga: NASA Bakal Buka Stasiun Ruang Angkasa untuk Wisata, Berapa Biayanya?

TOI 1338 b adalah planet pertama yang ditangkap oleh sistem TESS dan dianggap sebagai planet sirkumbiner, yang artinya mengorbit dua bintang. Kedua bintang itu saling mengorbit setiap 15 hari, dan yang satu 10% lebih besar dari matahari.

NASA menyatakan bahwa planet-planet luar angkasa seperti TOI 1338 b sulit dideteksi karena perangkat lunak tipikal dapat membingungkan mereka untuk gerhana, itulah sebabnya bantuan dari pekerja magang seperti Cukier sangat berharga.

“Ini adalah jenis sinyal yang benar-benar diperjuangkan oleh algoritma. Mata manusia sangat pandai menemukan pola dalam data, terutama pola non-periodik seperti yang kita lihat dalam transit dari sistem ini,” kata Veselin Kostov, seorang ilmuwan penelitian di Goddard.

Setelah membuat sejarah, Cukier sekarang sedang memikirkan masa depannya di perguruan tinggi. “Tiga pilihan utama saya adalah Princeton, MIT dan Stanford,” ucapnya.

hildailhamil@gmail.com'

Leave a Reply