TopCareerID

Baru Jadi Manajer? Ini Tantangan dan Cara Menghadapinya

Ketimpangan gender.

Ilustrasi (Dok. Entity)

Topcareer.id – Menjadi seorang manajer bukanlah suatu tugas mudah. Jabatan ini memang bergengsi dan memiliki bayaran yang cukup besar.

Namun menjadi seorang manajer ada tantangannya tersendiri yang harus bisa kamu hadapi. Kamu dipercaya oleh perusahaan untuk mengelola sebuah tim dalam mencapai tujuan perusahaan. Ketika tim kamu gagal mencapai target yang telah ditentukan perusahaan, yang jadi sasaran kesalahan adalah kamu sebagai manajer.

Mengutip Officevibe.com, Selasa (14/01/2020), berikut ini beberapa tantangan yang harus dihadapi oleh manajer.

Baca juga: 8 Hal yang Sebaiknya Dihentikan para Manajer Pada 2020

Komunikasi dengan karyawan
Membangun komunikasi yang efektif dengan karyawan akan memberimu fondasi yang kuat dalam peran barumu sebagai seorang manajer. Kualitas komunikasi pada tim juga mempengaruhi tingkat kepercayaan karyawan. Pelajari gaya komunikasi yang paling berhasil di tim kamu agar memperkuat kerjasama.

Menggeser pola pikir seiring dengan peran baru
Geser pola pikir kamu dan ambil pendekatan baru, karena sekarang kamu seorang pemimpin. Adalah tanggung jawab kamu untuk mengawasi dan membimbing tim kamu untuk mencapai tujuan bersama.

Tekanan menjalani jabatan manajer baru
Kamu telah diberi kesempatan luar biasa, dan sekarang kamu harus menunjukkan bahwa kamu layak. Ingatkan diri bahwa kamu dipilih untuk posisi ini karena suatu alasan dan kamu pantas berada di sana. Banyaklah belajar dari pengalaman seiring berjalannya waktu.

Bergeser dari rekan kerja menjadi atasan
Ingat bahwa meskipun kamu sekarang seorang manajer, kamu masih menjadi anggota tim dari teman-teman yang sekarang kamu pimpin. Peran kamu dalam tim adalah untuk mendukung mereka dan memastikan bahwa mereka memiliki semua yang mereka butuhkan untuk berhasil.

Baca juga: Jadilah Manajer Terbaik untuk Karyawan Millenial, Begini Caranya

Mengelola waktu
Menyeimbangkan tugas sambil mengawasi tim bisa sulit. Tetapi ingatlah bahwa tim kamu harus selalu menjadi prioritas. Kamu harus berusaha sebisa mungkin available untuk tim kamu, tetapi penting juga kamu menyisihkan waktu untuk mendedikasikan tanggung jawab pribadimu.

Menetapkan tujuan dan harapan
Salah satu tugas utama sebagai manajer baru adalah membimbing dan memotivasi karyawan di tim. Bagian dari itu adalah memastikan bahwa staf kamu memiliki arahan yang jelas dan tujuan bersama.

Baca juga: Tips Merekrut Manajer Baru

Mendorong produktivitas
Kunci kesuksesan kamu adalah membuat tim seproduktif mungkin. Tantangannya, semua anggota tim kamu mungkin memiliki kebutuhan yang berbeda dan bekerja dengan cara yang berbeda. Penting untuk menciptakan lingkungan terbaik bagi semua orang.

Mempekerjakan orang untuk tim
Penting bagi kamu untuk melihat calon dari semua perspektif. Lihatlah kandidat kamu sebagai individu yang unik dan dinamis, dan pikirkan apa yang akan mereka bawa untuk tim kamu di luar keahlian mereka.

Baca juga: Tahukah Kamu, Beda Pemimpin dan Manajer?

Memecat seorang karyawan
Setelah memecat seseorang, kamu harus memastikan bahwa tim kamu tetap bisa bekerja optimal. Siapkan waktu untuk mengatasi pemutusan hubungan kerja dengan para karyawan kamu yang lain dan diskusikan bagaimana kamu akan tetap maju sebagai sebuah tim.

Meminta bantuan
Jangan takut untuk meminta bantuan saat kamu membutuhkannya. Tanyakan kepada HRD tentang pelatihan yang mungkin bisa memberi peluang untuk membantu kamu dan tim kamu berhasil. *

Editor: Ade Irwansyah

Exit mobile version