Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Thursday, July 9, 2020
redaksi@topcareer.id
Tips Karier

4 Tanda Kamu Terjebak Hubungan Beracun dengan Bos

Dok. Award Staffing

Topcareer.id – Sesuai harapan, ada pekerja yang mendapat manajer atau bos yang baik. Tapi, tak sedikit juga yang harus terlibat dengan manajer yang buruk. Bahkan, mereka sering meninggalkan perusahaan karena alasan tak cocok dengan bos mereka.

Ada beberapa karakteristik tertentu yang sebenarnya menggambarkan bahwa kamu sedang berada dalam hubungan yang beracun dengan bosmu.

The Ladders berbicara dengan pakar Sumber Daya Manusia (SDM) dan pelatih karier untuk mengetahui tanda-tanda paling umum terkait hubungan beracun ini.

1. Kamu tidak menikmati pergi bekerja lagi

“Salah satu tanda paling jelas dari bos beracun adalah bagaimana perasaan seseorang ketika ia hendak pergi kerja, dan pada akhirnya mereka meninggalkan kantor,” jelas Betty Rodriguez, Analis Senior Workplace.

Menurutnya, para profesional yang bekerja di lingkungan beracun umumnya tidak menantikan untuk berada di tempat kerja, sementara beberapa orang bisa mencintai apa yang mereka lakukan dan memiliki hubungan yang hebat dengan rekan-rekan mereka. Tapi, itu tidak berarti mereka tidak bisa membenci bos mereka.

2. Kamu punya tingkat kecemasan yang tinggi

Bukan rahasia lagi bahwa toksisitas di tempat kerja berarti menurunnya motivasi, takut akan pembalasan, bahkan tidak ada kepercayaan dalam tim. Namun, karyawan yang tumbuh untuk membenci bos mereka dapat beralih dari keadaan umum yang menjengkelkan ke tingkat kecemasan yang lebih tinggi.

3. Bosmu terus membuat janji besar, tetapi semua tak ditepati

Jika bos terus-menerus memberikan janji yang begitu tinggi, termasuk promosi, tapi tak ada tanda-tanda akan membuahkan hasil, waspadalah.

“Terus-menerus membuat janji-janji besar tanpa realisasi adalah tanda bahwa bosmu optimistis berdasar khayalan saja. Yang lebih buruk, mencoba menggunakan visi fantasi untuk mengalihkan perhatian karyawan dari kenyataan bahwa lingkungan tidak sehat,” jelas Sean Sessel, penulis Soulfire: Break Out of a Burnout Job and Craft a Career That Inspires You.

4. Kamu memiliki banyak tanggung jawab  tanpa memiliki kekuasaan apapun

Jika kamu bertanggung jawab atas suatu hasil tanpa memiliki kemampuan untuk membuat keputusan yang menentukan, itu berarti kemampuan melakukan pekerjaanmu masih ada di tangan orang lain.

“Beberapa bos akan memberikan tanggung jawab tanpa kekuasaan untuk mencoba mempertahankan kontrol sambil menyalahkan semua orang jika itu tidak berhasil,” jelas Sessel.

Leave a Reply