- Advertisement -
TopCareerID

Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Follow @topcareerid Instagram

SKILLS.ID

Thursday, February 27, 2020
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Yuk, Kenali Makanan Tidak Sehat yang Bisa Merusak Diet Kamu

Donat. (dok. Joyful baking)

Topcareer.id – Banyak ahli menyebutkan, diet yang benar adalah diet yang tidak memangkas asupan kalori sedemikian ekstrem. Jam-jam tertentu kamu diizinkan untuk menyantap camilan tertentu. Tapi dalam prakteknya, ada saja pelanggaran atau hal-hal yang dibuat terlalu ketat dan tidak masuk akal.

Ada saja pediet yang makan sehari sekali atau dua, dengan porsi supersedikit. Kalau sudah begitu berat badan mungkin turun dengan cepat, tapi kesehatan gampang terganggu. Dan bukan tidak mungkin pediet akan terkena sindrom yoyo.

Lalu bagaimana mengatasinya?

Baca juga: Makan Cheesecake Bisa Jaga Diet?

Ada alternatif yang bisa ditempuh. Salah satunya dengan berdamai dengan makanan. Dengan kata lain, kamu mengatur pola makan dan benar-benar berdisiplin pada jenis makanan. Apa saja yang boleh sekali-sekali, alias dianjurkan untuk menghindari mengonsumsinya dua kali per minggu. Atau justru dihindari sama sekali.

Coba kenali makanan kurang sehat berikut, yang mungkin tingkat konsumsinya masih cukup tinggi dalam keseharian kamu.

Donat. Jenis makanan ini disebut sangat tidak bernilai gizi. Kandungan karbohidrat dan lemak nyaris mencapai 95 persen dengan jumlah protein yang sedikit sekali. Donat yang terbuat dari gula dan gandum ini proses masaknya dengan digoreng, sehingga mengandung lemak dan asam lemak tak jenuh yang sangat tidak baik dalam tubuh. Dengan kondisi ini, kamu bisa mengira-ngira berapa banyak dan kapan Anda bisa memakannya.

Baca juga: Ini Pola Diet yang Bakal Tren di 2020. Yuk Dicoba

Masakan China. Jangan salahkan jenis makanan yang restorannya banyak dipadati pecinta kuliner ini jadi tidak sehat karena penggunaan MSG atau penyedap rasa dan garam yang banyak. Penggunaan daging menjadikan makanannya mengandung lemak lebih tinggi. Jika ingin yang sehat, tentu saja memasak sendiri atau pilih restoran tertentu yang berlabel sehat.

Burger. Mengandung protein, meski hanya sedikit. Yang patut dihindari dari burger adalah tingginya kalori yang terkandung tapi terdapat sedikit nutrisi. Kalaupun ada sedikit sayuran, biasanya akan tertutupi oleh tingginya lemak yang terkandung pada campuran keju, mayones, atau mustard.

Es Krim. Mungkin kamu membayangkan es krim sebagai makanan ringan, manis, dan dinginnya membuat nyaman. Tapi tahukah kamu, kandungan lemaknya cukup tinggi. Satu porsi kecil saja mengandung 30 gram lemak. Untuk itu hindari makan es krim dan makanan lain yang mengandung gula di atas jam makan malam.

French fries dan onion ring. Yang membuat kentang goreng dan onion ring menjadi makanan yang tidak sehat adalah karena kandungan tepung, garam, sodium, dan minyaknya. Selain itu umumnya makanan itu dikonsumsi dengan saus pedas atau pun gurih.

Keju fermentasi. Makanan jenis ini sangat mengganggu pencernaan. Menurut ahli nutrisi Albert Mosseri, keju fermentasi bisa mengakibatkan infeksi, demam, sakit kepala, sensitivitas terhadap flu, dan pencernaan yang buruk.

Ikan dan seafood. Banyak ahli yang menyarankan ibu hamil untuk tidak mengonsumsi jenis makanan ini. Yang menjadi perhatian sebetulnya bukan ikan dan seafood, tapi kenyataan bahwa kebanyakan ikan yang didapatkan nelayan saat ini sudah banyak tercemar. Sehingga kurang segar dan sangat mungkin mengandung zat berbahaya seperti merkuri dan lain-lain. Yang membahayakan kesehatan janin dan orang yang mengonsumsinya.

Makanan pedas. Untuk sebagian negara, makanan khas mereka memiliki aroma dan rasa yang sangat kuat misalnya saja kimchi dari Korea atau tabasco dari Meksiko. Kandungan cabai, lada hitam atau putih, jahe, dan lainnya membuat orang gampang terkena penyakit lambung, diare, dan lain sebagainya.

Kopi dan cokelat bubuk. Jenis minuman ini merupakan stimulan. Mereka yang mengonsumsinya secara berlebihan biasanya terserang sindrom gugup yang berlebihan dan mudah cemas.

Anggur dan alkohol. Minuman beralkohol umumnya bisa menenangkan, tapi juga mengandung kalori yang begitu tinggi. Dalam intensitas yang tinggi dan sering, bisa membuat orang cemas. Kenyamanan yang didapat dari alkohol sama sekali tidak sebanding dengan racun yang dibawa ke dalam darah, hati, dan menyebabkan sejumlah kerusakan lain. * Dari berbagai sumber

ade.irwansyah@gmail.com'
the authorAde Irwansyah

Leave a Reply