- Advertisement -
TopCareerID

Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Follow @topcareerid Instagram

SKILLS.ID

Saturday, February 29, 2020
redaksi@topcareer.id
Profesional

Ini KPI untuk Menilai Kinerja HRD

Ilustrasi. (dok. Fleetowner)

Topcareer.idKey Performance Indicator (KPI) atau indikator kinerja utama adalah metrik yang mengukur kinerja aktivitas atau proses tertentu pada setiap karyawan di perusahaan. Sangat umum untuk membahas KPI saat mengevaluasi setiap karyawan.

KPI biasanya disiapkan divisi HRD. Tapi siapa yang menilai kinerja divisi HRD? Apa yang dinilai? Dan bagaimana pula menilainya?

Sebagai pembuat dan tim penilai KPI juga memiliki KPI-nya tersendiri untuk pekerjaan mereka sehari-hari. Seperti dikutip dari Factorialhr.co.id, Selasa (21/01/2020), ada tujuh KPI utama yang digunakan untuk memantau manajemen HRD di perusahaan.

Baca juga: Ini Poin Mengejutkan di CV untuk Senjata Raih Hati HRD

KPI berfungsi sebagai referensi tergantung pada proses atau kegiatan yang dilakukan berdasarkan tujuan perusahaan yang ingin dicapai. Berikut ini tujuh KPI utama untuk HRD.

Retensi bakat
Ini memungkinkan HRD untuk belajar tentang retensi rata-rata karyawan di perusahaan dan itu terkait dengan faktor-faktor lain seperti upah atau iklim tenaga kerja. Selain biaya kehilangan karyawan, hilangnya bakat akan memaksa kamu untuk menghabiskan waktu dan uang untuk merekrut individu baru.

Durasi waktu dalam satu posisi
Jika karyawan merasa terlalu lama tidak dipromosikan, mereka akan mencari peluang baru di luar perusahaan. HRD harus bisa menghitung waktu rata-rata yang dibutuhkan seorang karyawan untuk naik jabatan.

Baca juga: Bagaimana Robot Bisa Membantu Pekerjaan HRD?

Absensi
Indikator ini mengukur kinerja HRD terhadap absensi karyawan karena keterlambatan, cuti sakit atau lupa absen. Berdasarkan nilai rata-rata jam kerja, dampak ketidakhadiran dalam biaya perusahaan dapat diukur.

Waktu rata-rata perekrutan
KPI ini mengukur performa HRD dalam memperhitungkan waktu antara pengumuman seorang karyawan yang meninggalkan perusahaan dan kandidat lain dipilih untuk menggantikannya. Harus sangat hati-hati, karena banyak faktor dapat dimasukkan dalam hal ini.

Pendidikan dan pelatihan
KPI ini dimaksudkan untuk membantu meningkatkan tingkat produktivitas setiap karyawan dengan menciptakan strategi khusus untuk meningkatkan loyalitas dan tingkat kepuasan karyawan.

Waktu rata-rata untuk mencapai tujuan
KPI ini akan mengukur efisiensi tenaga kerja untuk melihat berapa lama bagi mereka untuk menyelesaikan tugas dan tujuan tertentu yang telah ditetapkan untuk posisi mereka di perusahaan.

Kecelakaan di tempat kerja
Mampu mengukur jumlah kecelakaan di tempat kerja akan menjadi sangat penting dan berguna untuk menghindari masalah di masa depan. *

Editor: Ade Irwansyah

rinoprasetyo16@gmail.com'
the authorRino Prasetyo

Leave a Reply