Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Wednesday, September 30, 2020
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Kenapa Kita Perlu ke Dokter Gigi 2 Kali Setahun Walau Tak Sakit?

Ilustrasi. (dok. Dental Lavelle)

Topcareer.id – Tiap kali ke dokter gigi, pasti kita sering mendengar dokter menganjurkan untuk melakukan kontrol setidaknya sekali atau dua kali dalam setahun. Sudahkah kita melakukannya? Kalau belum, ada baiknya kita mulai mengindahkan nasihat tersebut.

Pasalnya ada banyak sekali kebaikan yang bisa kita dapat. Salah satunya adalah untuk memastikan gigi tidak mengalami caries atau bolong, lalu membersihkan gigi dari karang dan kotoran.

Efek samping makan yang kita lakukan 3 kali sehari dan minum membuat gigi kusam atau pun bernoda. Karang gigi misalnya, lapisan seperti film berwarna putih yang melekat terus- menerus pada gigi, gusi, dan lidah mengandung bakteri, air liur, dan mineral.

Baca juga: Sudah Merawat Gigi Tapi Tetap Bau Mulut? Mungkin Ini Sebabnya

Karang gigi yang tidak dibersihkan juga akan menyelusup di sela-sela gigi dan tak terjangkau sikat gigi. Alhasil, masalah gigi ini bisa menyebabkan bau mulut.

Kenapa gigi kita retak, erosi, dan berlubang?

  • Lapisan luar gigi, enamel bisa rusak karena seringnya kita makan buah atau larutan yang berasa asam.
  • Erosi gigi yang parah biasanya terjadi pada penderita bulimia dan pecandu alkohol. Kenapa? Asam yang dikeluarkan saat muntah itulah yang menyerang gigi kita dan membuat gigi sedikit-sedikit rapuh.
  • Kebiasaan buruk yang membuat gigi aus adalah kebiasaan menggertakkan gigi. Bunyinya yang kadang terdengar orang lain itu sesungguhnya kebiasaan yang patut dihindari. Karena membuat gigi retak atau pun rapuh.

Baca juga: Berapa Kali Gosok Gigi dalam Sehari untuk Hindari Risiko Gagal Jantung?

Ada penyebab, pasti ada juga pencegahannya. Berikut langkah pencegahan kerusakan gigi yang bisa kita tempuh:

  • Gosok gigi teratur minimal 2 kali, bangun pagi dan sebelum tidur. Tapi ada baiknya kebiasaan itu dilakukan juga setelah kita habis makan atau pun ngemil.
  • Upayakan untuk berkumur atau minum air putih untuk menetralisir zat yang bisa merusak gigi. Hal ini dianjurkan terutama bagi mereka yang gemar mengonsumsi makanan yang mengandung tepung, gula, yang manis dan asam,
  • Pilih pasta gigi yang dianjurkan dokter gigi. Gunakan pasta gigi yang mengandung fluoride karena mampu memberi mineral pada lapisan gigi luar. Dengan demikian kekuatan gigi pun bertambah.
  • Jangan lupa untuk menjaga kesehatan gusi dan mulut, gunakan sikat gigi yang nyaman dan lembut. Kalau memang suka, gunakan juga obat kumur yang menekan perkembangan bakteri yang merusak gigi.
  • Periksakan gigi Anda ke dokter gigi setahun 1-2 kali.
  • Makan makanan yang banyak mengandung kalsium seperi susu dan sayuran hijau, untuk menunjang kekuatan gigi. *

Diolah dari berbagai sumber.

the authorAde Irwansyah

Leave a Reply