Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Jumat, Agustus 12, 2022
redaksi@topcareer.id
Tren

11 Makanan Penangkal Sakit di Musim Hujan

Ilustrasi. (dok. Healthline)

Topcareer.id – Banyak orang mengalami penurunan daya tahan tubuh di musim hujan. Cuaca dan perubahan suhu yang ekstrem bisa mengganggu kesehatan, seperti terkena batuk dan pilek yang disertai demam.

Menjaga kesehatan tidak hanya cukup dengan menghindari tubuh terguyur air hujan. Mengutip today.com, Jumat (28/02/2020), kamu juga bisa melakukannya dengan memilih makanan yang sehat.

Berikut beberapa contohnya:

Teh jahe
Dalam sebuah ulasan yang diterbitkan dalam International Journal of Preventative Medicine, para peneliti merangkum bahwa khasiat antiradang yang kuat dari jahe adalah kunci untuk melawan flu. Jahe mengandung anti-inflamasi yang dapat memainkan peran penting dalam meningkatkan kekebalan tubuh.

Jeruk
Jeruk dikemas dengan vitamin C, nutrisi penting ketika kamu merasa tidak fit akibat cuaca ekstrem. Menurut sebuah tinjauan yang dilakukan oleh Pusat Nasional untuk Epidemiologi dan Kesehatan Penduduk di Universitas Nasional Australia, vitamin C sangat membantu dalam mencegah flu dan bisa membantu penyembuhan sakit flu.

Greek Yoghurt
Greek Yoghurt dipenuhi dengan probiotik penangkal penyakit dan dikemas dengan lebih banyak protein daripada yogurt biasa. Sebuah meta-analisis yang diterbitkan dalam Korean Journal of Family Medicine menemukan bahwa probiotik dapat membantu mencegah dan mengobati flu biasa.

Teh ginseng
Teh ginseng populer bukan cuma karena rasanya yang enak. Teh telah digunakan sebagai pengobatan untuk infeksi saluran pernapasan atas. Sebuah tinjauan yang diterbitkan dalam Canadian Medical Association Journal mencatat bahwa ginseng telah terbukti secara signifikan mengurangi gejala pilek dan influenza.

Tomat
Baik dimakan ketika kamu sakit, karena konsentrasi vitamin C-nya yang tinggi. Cukup satu tomat berukuran sedang sudah mengandung lebih dari 16 miligram vitamin C.

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan