Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Tuesday, January 26, 2021
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Soteriophobia: Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya

Ilustrasi: aconsciousrethink.com

Topcareer.id – Soteriophobia adalah ketakutan akan ketergantungan pada orang lain. Dalam beberapa kasus, orang memiliki fobia ini hanya karena ingin mandiri dan takut kehilangan kendali.

Penyebab Soteriophobia secara umum muncul dari kombinasi peristiwa eksternal (yaitu peristiwa traumatis) dan kecenderungan internal (mis. Faktor keturunan atau genetika).

Orang yang memiliki fobia ini bisa lebih dari ragu untuk mendapatkan bantuan apapun dari siapapun, mereka akan menolak bantuan dan bisa marah jika ada desakan orang lain untuk membantunya.

Mereka sanggup mencoba melakukan pekerjaan yang paling menantang sendirian dan merasa tidak perlu mendapatkan bantuan jenis apa pun. Mereka juga akan berusaha untuk beralih dari satu tempat ke tempat untuk menghindarinya.

Gejala soteriophobia bervariasi, berdasarkan orangnya dan tergantung pada tingkat ketakutan mereka. Biasanya gejalanya berupa gemetar, frustrasi, marah, berteriak, gelisah, dan detak jantung meningkat.

Baca juga: Penyebab Wanita Mudah Bad Mood dan Cara Mengatasinya

Dilansir dari common-phobias.com, Selasa (10/3/2020), berikut beberapa perawatan yang bisa dilakukan untuk mengatasi fobia ini.

Hypnoanalysis (juga disebut Hypnotherapy)
Merupakan jenis terapi yang digunakan seseorang dengan bantuan spesialis terlatih untuk membuka pikiran bawah sadar dengan untuk tujuan mengubah satu atau lebih pola perilaku.

Ketika alam bawah sadar diajak bicara secara langsung, ada kemungkinan untuk menemukan masalah yang memicu fobia sembari memperkenalkan ide-ide baru dan saran-saran positif.

Pemrograman Neuro-Linguistic (NLP)
NLP pada dasarnya adalah studi dan praktik tentang bagaimana diri menciptakan realitas. Premis dasar dari NLP adalah bahwa kata-kata yang digunakan mencerminkan persepsi batin dan bawah sadar dari masalah.

Dalam terapi ini, terapis neuro linguistik akan menganalisis setiap kata dan frasa yang digunakan pasien dalam menggambarkan gejala atau kekhawatirannya. Terapis akan membantu mengubah mindset dan asosiasi mental untuk memperbaiki konsep yang dibayangkan sebelumnya.

Psikologi Energi
Ini jenis terapi yang menggunakan berbagai teknik, seperti akupresur, yoga, taichi, prana, qi gong, dan kedokteran, yang mengajarkan langkah-langkah sederhana untuk membuat perubahan dalam hidup.

Teknik-teknik yang dilakukan akan merangsang titik energi pada permukaan kulit yang ketika dipasangkan dengan prosedur psikologis tertentu akan menggeser elektrokimia otak. Walaupun terapi ini masih kontroversial, tetapi tampaknya sangat membantu menangani Soteriophobia.

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply