Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Kamis, Oktober 21, 2021
redaksi@topcareer.id
Tips Karier

5 Tahap Terjadinya Burnout Syndrome

Ilustrasi. (dok. Thrive Global)

Topcareer.id – Meski kaum millenial dikenal memiliki pemikiran yang segar, inovatif, dan sangat berkontribusi untuk perusahaan, belakangan banyak perusahaan yang menganggap mereka sebagai generasi kutu loncat.

Di mata mereka, generasi milenial hanya akan singgah di kantor hanya dalam hitungan bulan saja. Beberapa dari mereka mengajukan surat resign lantaran mengalami burnout syndrome.

Burnout syndrom sendiri terjadi karena kadar stres yang tinggi. Stres ini bisa dipicu oleh jam kerja yang terlalu lama, beban kerja yang berlebih, hingga hubungan yang tidak baik antar sesama rekan kerja.

Nah, bagi perusahaan, penting nih untuk mengetahui tahapan terjadinya burnout syndrom. Dengan begitu, perusahaan bisa langsung melakukan tindakan dan membuat para karyawannya batal mengajukan surat resign.

Antusiasme
Saat memiliki karyawan baru, biasanya mereka akan sangat antusias dalam menerima beragam pekerjaan atau penugasan. Tahapan ini disebut tahap Antusiasme.

Tahap ini bisa terjadi di awal bulan atau tahun-tahun awal ketika mereka mulai bekerja. Pada tahapan ini, karyawan kamu memiliki motivasi yang sangat tinggi dalam bekerja.

Stagnasi
Setelah mulai terlibat dalam beragam kesibukan dan rutinitas, karyawan kamu akan mulai memasuki tahap stagnasi. Pada tahap ini, kejenuhan karyawan kamu akan mulai dipicu oleh usulan atau harapan mereka yang tidak terpenuhi atau tidak didengarkan. Ciri-ciri sudah masuk ke tahap ini adalah seringnya karyawan mengeluhkan atas usulan atau harapan tersebut.

the authorSherley Agnesia

Tinggalkan Balasan