Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Jumat, Januari 21, 2022
redaksi@topcareer.id
Tren

Kantor Open Space Dorong Ketakutan Karyawan Tertular Corona

Ilustrasi open space office. (dok. Getty Images)

Topcareer.id – Ya, tujuan dari kantor berkonsep terbuka atau open space seharusnya menawarkan ruang tambahan yang lebih luas bagi pekerja untuk meningkatkan kolaborasi. Tapi, bagaimana jika di situasi pandemi virus corona seperti saat ini?

Sebuah survei konsumen baru-baru ini dari perusahaan PR Bospar menemukan bahwa lebih dari separuh pekerja khawatir tertular virus corona tahun ini, dengan hampir setengah dari orang Amerika berencana untuk membatalkan perjalanan ketika virus menyebar.

Tetapi penemuan yang paling meresahkan adalah bagaimana kantor terbuka membuat orang semakin khawatir dengan COVID-19. Setengah dari orang Amerika (50,6%) khawatir akan tertular akibat tempat kerja mereka merupakan kantor terbuka.

Baca juga: Olahraga yang Tepat di Tengah Pandemi Virus Corona

Hampir 53% dari peserta survei percaya jika kantor terbuka akan menyebabkan peningkatan infeksi virus corona, dengan lebih dari sepertiga (35,9%) yang menyarankan untuk bekerja dari rumah.

“Ruang kantor terbuka adalah salah satu yang terburuk untuk COVID-19, terutama jika tertutup tanpa ventilasi terbuka dengan udara yang hanya diresirkulasi di dalam gedung,” kata E Hanh Le, MD, direktur senior urusan medis di Healthline, dilansir dari laman The Ladders.

“Itu karena, seperti halnya dengan penyakit lain yang menular melalui udara, COVID-19 menyebar lewat batuk, bersin, atau saat berbicara di mana virus menyebar melalui tetes pernapasan,” ucapnya.

Ia menambahkan, data saat ini menunjukkan bahwa virus juga dapat bertahan hidup di permukaan selama beberapa jam, atau berhari-hari. Namun hal ini belum diketahui secara pasti.

Baca juga: Wah, Karyawan Facebook Dapat Bonus Selama Wabah Virus Corona

Untuk mengurangi risiko penyebaran infeksi, Banyak perusahaan sudah mulai menutup kantor setelah outbreak virus corona di berbagai negara.

CEO Apple Tim Cook mendorong staf untuk bekerja dari rumah karena wabah, sementara CEO Microsoft Satya Nadella mengikutinya dengan mendorong karyawan di lokasi Seattle dan San Francisco untuk bekerja jarak jauh hingga akhir bulan ini.

Editor: Feby Ferdian

Tinggalkan Balasan