Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Follow @topcareerid Instagram

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Thursday, June 4, 2020
redaksi@topcareer.id
Tren

India Lockdown, Pemerintah Bantu Ekonomi Rumah Tangga Miskin

Pemeriksaan suhu tubuh di India. (dok. India TV)

Topcareer.id – India mengumumkan mengambil tindakan lockdown atau penutupan wilayah untuk melawan virus corona. Dengan kebijakan yang diambil itu, India memberi paket stimulus senilai 1,7 triliun rupee (setara Rp360 triliun) yang dirancang untuk membantu jutaan rumah tangga berpenghasilan rendah selama 21 hari masa lockdown.

Menurut Menteri Keuangan India, Nirmala Sitharman, paket itu akan dicairkan melalui langkah-langkah ketahanan pangan untuk rumah tangga miskin dan melalui transfer tunai langsung.

“Kami telah datang dengan paket, yang akan segera menangani masalah, masalah kesejahteraan, pekerja miskin dan pekerja yang menderita dan mereka yang membutuhkan bantuan segera,” katanya pada konferensi pers, dikutip dari CNBC.

Baca juga: Jurus Jokowi agar Ekonomi Tetap Berputar di Tengah Pandemi Corona

Sebagian besar dari 1,3 miliar orang di negara itu telah diperintahkan untuk tetap tinggal di dalam rumah selama tiga minggu mulai Rabu (25/3/2020), sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk memperlambat wabah virus corona sebelum sistem perawatan kesehatan India runtuh. Layanan penting seperti toko kelontong dan pompa bensin akan tetap terbuka.

Apa yang diberikan pemerintah India?

Para penerima upah harian, pemilik usaha kecil, dan rumah tangga berpendapatan rendah dikatakan paling rentan selama penutupan. Sitharaman menjelaskan bahwa pemerintah tidak ingin ada yang tetap kelaparan atau pergi tanpa uang.

“Jadi, kami akan memberikan cukup untuk memenuhi kebutuhan makanan mereka, kebutuhan protein, dalam hal pulses (benih kacang-kacangan),” katanya.

Ia menambahkan bahwa beberapa langkah melalui skema transfer manfaat langsung juga akan diambil sehingga uang tersebut bisa terdistribusi sampai kepada penduduknya.

“Transfer tunjangan langsung adalah upaya India untuk memastikan bahwa subsidi mencapai penerima melalui rekening bank mereka sehingga kebocoran dan penundaan berkurang.”

Menurut Sitharman, langkah-langkah ketahanan pangan akan mempengaruhi 800 juta orang. Di bawah skema yang ada, mereka yang berpenghasilan rendah mendapatkan 5 kilogram beras atau gandum per bulan dengan tarif yang sudah disubsidi.

Sekarang, pemerintah akan menambahnya dengan tambahan 5 kg beras atau gandum per orang untuk tiga bulan ke depan, dan 1 kg pulses per rumah tangga untuk periode yang sama, gratis.

Sitharaman menambahkan, tindakan transfer tunai ditetapkan untuk memberi manfaat bagi petani, pekerja pedesaan, pensiunan miskin, pekerja konstruksi, duda berpenghasilan rendah dan banyak lagi.

Selain itu, India akan menyediakan asuransi kesehatan 5 juta rupee per orang untuk pekerja garis depan dalam wabah virus corona. Mereka termasuk perawat, dokter, paramedis, dan pekerja sanitasi di rumah sakit pemerintah. Negara juga telah mengumumkan berbagai langkah untuk mendukung ekonomi lokal. *

Editor: Ade Irwansyah

Leave a Reply