Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Follow @topcareerid Instagram

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Thursday, June 4, 2020
redaksi@topcareer.id
Profesional

Sejarah 30 Maret Menjadi Hari Film Nasional

Topcareer.id – Tanggal 30 Maret setiap tahun diperingati sebagai Hari Film Nasional (HFN). Mengapa tanggal tersebut bisa dijadikan sebagai HFN?

Begini sejarahnya. Pada 30 Maret 1950, adalah hari pertama syuting film Darah & Doa (Long March of Siliwangi) yang disutradarai Usmar Ismail. Film itu dinilai sebagai film lokal pertama yang mengusung ciri Indonesia.

Selain itu, film ini merupakan film pertama yang disutradarai oleh orang Indonesia asli dan diproduksi oleh perusahaan film dari Indonesia juga bernama Perusahaan Film Nasional Indonesia (Perfini). Usmar Ismail sendiri merupakan pendiri Perfini.

Baca juga: Hari Guru Nasional 2019: Nostalgia Laskar Pelangi, Film Indonesia Terbaik Tentang Guru

Akhirnya pada konferensi Dewan Film Nasional dengan Organisasi Perfilman pada 11 Oktober 1962 menetapkan 30 Maret menjadi Hari Film Nasional.

Keputusan ini diperkuat dengan terbitnya Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres RI) Nomor 25 Tahun 1999 tentang Hari Film Nasional di era Presiden BJ Habibie.

Tahun 1950-an juga dianggap sebagai kebangkitan film nasional. Dan pada 1951 diresmikan pula Bioskop Megaria (Sekarang Metropole), bioskop termegah dan terbesar pada saat itu. *

Editor: Ade Irwansyah

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply