Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Senin, Mei 17, 2021
redaksi@topcareer.id
Tren

RS Darurat Covid-19 di Pulau Galang Siap Beroperasi Senin Depan

Sumber foto: Setneg.go.id

Topcareer.id – Presiden Jokowi mengumumkan bahwa Rumah Sakit (RS) Darurat Penanganan Covid-19 di Pulau Galang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau sudah dapat beroperasi paling lambat Senin mendatang.

“Ini maksimal hari Senin sudah bisa dioperasikan,” kata Presiden usai meninjau pembangunan RS Darurat Corona di Pulau Galang, Provinsi Kepulauan Riau, Rabu (1/4/2020).

Setelah Wisma Atlet Kemayoran, RS darurat untuk penanganan Covid-19 kedua yang disiapkan oleh pemerintah tersebut, ditargetkan rampung pada tanggal 30 Maret 2020. Namun baru akan terealisasi pada 6 April 2020 mendatang.

Baca juga: Hadapi Dampak Corona, Pemerintah Total Kucurkan Rp 405,1 Triliun

Presiden mengatakan, sejumlah fasilitas tersebut dipersiapkan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan ke depannya. Namun, ia berharap agar fasilitas yang ada tersebut nantinya tidak digunakan oleh karena meningkatnya pasien terpapar virus korona yang membutuhkan perawatan.

“Sejak awal saya sampaikan, ini dibangun memang untuk menyiapkan itu. Kita harapkan enggak dipakai. Nanti kalau sudah semuanya selesai baru ini akan kita alihkan pada penggunaan yang lain. Rencananya memang untuk rumah sakit penyakit-penyakit menular dan riset,” ujarnya.

Baca juga: Ini Kriteria Pasien yang Diterima Wisma Atlet Kemayoran

Untuk diketahui, RS Darurat di Pulau Galang tersebut memiliki tiga zonasi yang memiliki peruntukannya masing-masing.

Zona A merupakan fasilitas penunjang bagi para dokter dan paramedis yang menangani pasien Covid-19 di pulau tersebut. Sementara Zona B diperuntukkan bagi fasilitas medis dan tempat isolasi serta observasi bagi pasien yang dirawat.

RS Darurat tersebut direncanakan untuk memiliki daya tampung sebanyak 1.000 tempat tidur yang dalam situasi saat ini diperuntukkan untuk merawat dan mengisolasi pasien Covid-19.

Editor: Feby Ferdian

the authorSherley Agnesia

Tinggalkan Balasan