Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Saturday, December 5, 2020
redaksi@topcareer.id
Tren

OPEC+ Sepakat Pangkas Produksi Minyak Hingga 9,7 Barel per Hari

Ilustrasi. (dok. MEFNA)

Topcareer.id – Dalam pertemuan virtual darurat, Minggu (12/4/2020) OPEC + (organisasi yang dibentuk oleh negara-negara OPEC dengan negara produsen minyak non-OPEC) mencapai kesepakatan untuk memangkas produksi minyak sebesar 9,7 juta barel per hari mulai 1 Mei. Pemotongan produksi ini akan tetap diberlakukan sampai Juni.

Menurut sumber senior OPEC mengatakan kepada CNN, kelompok ini berusaha memotong produksinya demi mendukung harga minyak, yang telah jatuh ke posisi terendah selama 18 tahun dalam beberapa pekan terakhir.

Pemotongan produksi ini kemudian akan meruncing menjadi 7,7 juta barel per hari dari Juli hingga akhir 2020, dan 5,8 juta barel per hari dari Januari 2021 hingga April 2022. Kelompok 23 negara akan bertemu lagi pada 10 Juni untuk menentukan apakah tindakan lebih lanjut diperlukan.

Baca juga: Harga Minyak Jatuh di Angka Terendah Sejak 18 Tahun Terakhir

“Ini setidaknya merupakan bantuan sementara untuk industri energi dan ekonomi global,” kata kepala analisis Rystad Energy Per Magnus Nysveen, dikutip dari CNBC.

“Meskipun pengurangan produksi lebih kecil dari yang dibutuhkan pasar dan hanya menunda masalah kendala pembangunan stok, yang terburuk untuk saat ini dihindari.”

Penurunan itu terjadi ketika Arab Saudi dan Rusia melancarkan perang harga yang brutal, membanjiri pasar dengan minyak sementara virus corona memberikan pukulan dahsyat terhadap permintaan energi.

OPEC + mencoba mencapai kesepakatan tentatif pada pertemuan Kamis untuk pengurangan 10 juta barel per hari, tetapi negara anggota Meksiko tidak akan menyetujui kesepakatan itu.

Baca juga: Saudi Aramco Hasilkan Rp14 Miliar dalam 4,7 Menit

Presiden Meksiko Andrés Manuel López Obrador mengatakan, Jumat (10/4/2020) negaranya akan memangkas produksinya 100.000 barel per hari dan Amerika Serikat akan membuat sisa kontribusinya terhadap pengurangan produksi. Amerika Serikat bukan anggota OPEC+.

Menurut Lopez Obrador, Trump menawarkan selama panggilan telepon untuk memotong produksi AS sebesar 250.000 barel per hari untuk mengimbangi Meksiko.

Pada konferensi pers Jumat, Presiden AS Donald Trump mengkonfirmasi dia berbicara dengan Presiden Meksiko dan menyetujui pengurangan, meskipun dia tidak mengkonfirmasi ukuran pastinya. Dia mengatakan Meksiko akan mengganti pada Amerika Serikat di kemudian hari.

“Ini jumlah kecil untuk kita, jumlah besar untuk Meksiko,” katanya.

Trump mentweet pada Minggu bahwa kesepakatan minyak besar dengan OPEC Plus sudah selesai dan mengatakan bahwa ia baru saja berbicara dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Raja Salman dari Arab Saudi dari Kantor Oval.

“Ini akan menghemat ratusan ribu pekerjaan energi di Amerika Serikat,” kata Trump dalam tweet itu. *

Editor: Ade Irwansyah

Leave a Reply