Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Wednesday, July 8, 2020
redaksi@topcareer.id
Tren

Langgar Aturan Lockdown di India, Turis Asing Dihukum Menulis Kalimat 500 Kali

Turis asing dihukum polisi di India. (dok. Mothership.sg)

Topcareer.id – Polisi India memiliki tugas menegakkan aturan lockdown di negaranya. Mereka menjatuhkan hukuman yang lebih umum di ruang kelas sekolah menengah daripada di kantor polisi pada para pelanggar.

Sepuluh turis asing yang ketahuan melanggar aturan lockdown di India untuk menekan penyebaran virus corona pada hari Sabtu (11/4) dihukum dengan dipakasa untuk menulis kalimat “I did not follow the rules of lockdown. I am very sorry” (Saya tidak mengikuti aturan lockdown. Saya sangat menyesal) sebanyak 500 kali di atas selembar kertas.

Peristiwa itu terjadi di sepanjang Sungai Gangga dekat Rishikesh, sebuah pusat wisata di India utara yang terkenal dengan retret yoga dan tempat nongkrong para hippie. Di situlah The Beatles melakukan ziarah spiritual pada tahun 1968.

Baca juga: India Perpanjang Lockdown, Total 40 Hari

Seorang petugas di kantor polisi Muni Ki Reti dekat Rishikesh mengkonfirmasi rinciannya langkah yang telah diambilnya itu tetapi menolak untuk sebuah wawancara.

Mengutip Npr.org, Selasa (21/4/2020), para wisatawan yang dihukum dilaporkan berasal dari Israel, Meksiko, Australia dan Austria. Mereka sedang berjalan di sepanjang sungai ketika polisi India menangkap mereka. Lockdown di India semua tamasya yang tidak penting merupakan kegiatan yang dilarang keras.

Video yang dibagikan secara online oleh media Israel menunjukkan seorang petugas polisi memarahi orang asing itu. “Corona sedang terjadi, Bung! Kamu harus mengikuti aturan dan peraturan di India,” teriak seorang petugas berseragam kepolisian setempat dan menggunakan masker.

“Maaf, Tuan,” jawab seorang turis yang sedang duduk bersila di pasir.

“Hari ini saya akan memberi kalian hukuman singkat. Kalau tidak, saya akan membawa kalian ke kantor polisi dan dipenjara! Mengerti?” kata petugas itu.

Baca juga: Singa Berkeliaran, Lockdown di India Semakin Mencekam

Polisi itu tidak mengatakan ancaman kosong. Di bawah Undang-Undang Manajemen Bencana India, pelanggar aturan lockdown bisa menghadapi hukuman satu tahun penjara.

“Tulis 500 kali: ‘I did not follow the rules of lockdown. I am very sorry,‘” kata polisi di video.

Perdana Menteri India Narendra Modi telah menginstruksikan 1,3 miliar orang di India untuk tinggal di rumah, dengan beberapa pengecualian untuk pekerjaan penting, belanja makanan, dan kunjungan medis.

Hingga Selasa (21/4/2020) India telah mengkonfirmasi 18.658 kasus aktif COVID-19, dan 592 kematian serta 3.273 orang sembuh. *

Ini bukan pertama kalinya di era pendemi virus corona polisi India telah meraih berita utama untuk memberi hukuman pada pelanggar aturan lockdown.

Bulan lalu di kota Nagpur, polisi difilmkan sedang memaksa mereka yang melanggar jam malam saat lockdown untuk memegang telinga mereka sambil melakukan latihan squat di jalan. *

Editor: Ade Irwansyah

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply