Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Thursday, September 24, 2020
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Mengenal Venustraphobia, Ketakutan Berlebih Pada Wanita Cantik

Sumber foto: themodernman.com

Topcareer.id – Setiap orang pasti memiliki rasa takut, dan itu adalah hal yang wajar. Rasa takut dapat memanifestasikan dirinya dalam berbagai cara dan keadaan. Dalam jangka panjang, rasa takut dapat berdampak buruk pada kehidupan individu

Namun, ada rasa takut yang cukup unik dan hanya dialami oleh pria, yaitu Venustraphobia. Ini juga dikenal sebagai Caligynephobia atau ketakutan terhadap wanita cantik.

Rasa takut itu dapat muncul di mana saja, bahkan jika individu hanya sekedar berpikir tentang wanita cantik.

Dikutip dari typesofphobia.com, Jumat (17/4/2020), seseorang yang menderita fobia ini tidak akan bisa berperilaku normal dan dapat kehilangan kendali atas emosi mereka, bahkan fungsi motoriknya.

Secara umum, disepakati di antara komunitas psikiatris bahwa sebagian besar venustraphobia memiliki akar masalah di masa kecil seseorang.

Ketakutan dapat berasal dari masalah yang tidak terselesaikan dengan sosok orang tua, atau pengalaman masa awal remaja yang pernah dikecewakan atau diperlakukan dengan tidak baik oleh perempuan yang cantik.

Fobia ini juga bisa saja lahir akibat terlalu mendalami perasaan saat menyaksikan seorang sahabatnya yang sama-sama pria, menderita di tangan seorang wanita cantik.

Perawatan venustraphobia

Perawatan yang sering digunakan untuk mengobati penderita venustraphobia adalah psikoterapi dan hipnoterapi. Kedua treatment tersebut sejauh ini telah menunjukkan hasil yang menjanjikan.

Psikoterapi melibatkan proses pemaparan ke objek ketakutan untuk mengkondisikan pikiran dan pengembangan metode koping.

Sementara hipnoterapi, bekerja di sisi lainnya, dengan menyelidiki jiwa orang yang terkena venustraphobia untuk mencari tahu akar penyebabnya.

Penggunaan obat-obatan tertentu dengan resep dokter juga bisa digunakan untuk menstabilkan pikiran pasien selama menjalani terapi dan perawatan.

Jika kamu memiliki fobia ini, kamu perlu berbicara dengan keluarga terdekat atau mungkin dengan teman-teman dekat yang dapat kamu percaya. Ini adalah suatu kondisi yang sebetulnya mudah diobati, tetapi akan semakin memburuk jika kamu mengabaikannya.

Editor: Feby Ferdian

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply