Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Jumat, Januari 21, 2022
redaksi@topcareer.id
Tren

Facebook: Tak Ada Kepastian Prospek Pendapatan Iklan di Tengah Pandemi

Kantor Facebook. (dok. Xconomy)

Topcareer.id – Pada Rabu (29/4/2020), Facebook umumkan penghasilan pada kuartal pertama (Q1) 2020. Dalam 3 bulan pertama, Facebook berhasil menjaring USD17,74 miliar. Ya, memang naik 18% dari tahun ke tahun (yoy). Tapi, ada penurunan signifikan dalam permintaan iklan juga harga iklan.

Chief Financial Officer (CFO) Facebook David Wehner mengatakan bahwa perusahaan memang melihat pendapatan iklannya mulai stabil di tengah pandemi Covid-19, tapi itu bisa menjadi penurunan lagi dan bahwa prospeknya benar-benar tidak pasti.

Saham Facebook melonjak lebih dari 10% dalam perdagangan setelah jam kerja Rabu usai perusahaan mengumumkan pendapatan kuartal pertama. Perusahaan mencatat penurunan pendapatan iklan pada bulan Maret karena pandemi virus corona, tetapi sekarang melihat tanda-tanda stabilisasi.

“Setelah penurunan tajam awal dalam pendapatan iklan pada bulan Maret, kami telah melihat tanda-tanda stabilitas tercermin dalam tiga minggu pertama bulan April, di mana pendapatan iklan telah mendekati rata dibandingkan periode yang sama tahun lalu, pertumbuhan turun dari 17% tahun-ke- pada kuartal pertama 2020 ” kata Facebook dalam laporan pendapatannya, dikutip dari CNBC.

Baca juga: Facebook: Bisnis Periklanan Melemah Di Negara Yang Terkena COVID-19

Wehner menambahkan, tren April mencerminkan kelemahan di semua geografi pengguna Facebook karena sebagian besar negara utamanya memiliki semacam pedoman lockdown. Namun Wehner tetap berhati-hati pada prospeknya untuk kuartal kedua.

“Kami tahu para ekonom menyerukan secara luas untuk kontraksi PDB di Q2 yang cukup besar secara global,” kata Wehner.

“Kami tahu bahwa iklan cenderung sangat sensitif terhadap iklim ekonomi makro. Kami benar-benar memiliki pandangan yang sangat hati-hati tentang bagaimana hal-hal akan berkembang. “

Komentar Wehner seperti menambah hal yang sama seperti yang dibuat oleh Alphabet dalam pendapatan kuartal pertamanya Selasa. Perusahaan, yang juga sangat bergantung pada bisnis periklanannya, mengatakan pendapatan iklannya mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah penurunan tajam pada bulan Maret.

“Ada penurunan tiba-tiba dalam Search dan pendapatan iklan lainnya, pada bulan Maret, dan meskipun kami melihat beberapa tanda awal pada saat ini bahwa pengguna kembali ke perilaku yang lebih komersial, tidak jelas seberapa tahan lama atau dapat diuangkannya nantinya,” CFO Alphabet’s CFO Ruth Porat. *

Editor: Ade Irwansyah

Tinggalkan Balasan