Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Wednesday, September 30, 2020
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

6 Cara Memasak Sayuran yang Benar agar Nutrisinya Tak Hilang

Sayur asem. (dok. istimewa)

Topcareer.id – Kelamaan di rumah gara-gara virus corona mewabah memaksa kamu memasak. Apalagi masa karantina ini berbarengan dengan bulan puasa. Kamu harus menyiapkan menu berbuka puasa, makan malam serta sahur. Di musim wabah begini juga penting memberi asupan makanan bernutrisi. Saalah satunya lewat sayuran.

Namun ada satu hal yang harus kamu perhatikan saat memasak. Kesalahan saat memasak, bisa membuat sayuran kehilangan kandungan nutrisi, bahkan kelezatan rasanya.

Sayuran yang kamu dan keluarga konsumsi pun akan sia-sia atau tidak memberi keuntungan yang dicari, kecuali sekadar membuat kenyang.

Baca juga: Walau Corona Mewabah, Jangan Cuci Buah dan Sayuran dengan Sabun

Berikut enam teknik memasak sayuran berikut pro dan kontranya agar menjadi pertimbangan kamu dalam memilih yang terbaik.

Direbus
Pro:

Cepat dan mudah dilakukan. Cukup menyiapkan panci besar, air, dan sedikit tambahan garam.
Kontra:
Bisa menghilangan nilai nutrisi pada sayuran, bahkan mengurangi rasa.
Tips:
Masukkan sayuran hanya setelah air mendidih, sehingga sayuran tidak terlalu lama diproses.

Dikukus
Pro:
Mematangkan dan membuat empuk sayuran, tapi tanpa menghilangkan nutrisi yang terkandung di dalamnya, karena sayuran tidak direndam dalam air.
Kontra:
Tidak ada.
Tips:
Jika kamu tidak memiliki alat pengukus (steamer), tidak perlu khawatir. Panci yang dipasang keranjang kukusan, atau bahkan ricecooker pun bisa digunakan untuk mengukus.

Ditumis
Pro:
Cepat karena sayuran dimasak dalam minyak panas, sehingga meminimalisir kemungkinan hilangnya nutrisi.
Kontra:
Ketika dimasak, kamu harus mengawasi penuh prosesnya, atau sayuran akan hangus.
Tips:
Agar sayuran tidak hangus, kamu harus mengaduk-aduknya secara kontinyu hingga sayuran matang.

Cari info lebih jauh di halaman berikutnya>>

the authorAde Irwansyah

Leave a Reply