Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Follow @topcareerid Instagram

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Monday, June 1, 2020
redaksi@topcareer.id
Tren

3 Bulan Pertama 2020, Uber Kehilangan Rp 43,3 Triliun dan 14% Karyawan

Layanan Uber.

Topcareer.id – Perusahaan jaringan transportasi, Uber, kehilangan USD2,9 miliar atau setara Rp 43,3 triliun mengejutkan dalam tiga bulan pertama tahun ini, menurut laporan perusahaan yang diumumkan pada Kamis (7/5/2020).

Meskipun mungkin sulit untuk mengukur dampak pandemi pada bisnis secara keseluruhan sampai kuartal berikutnya, perusahaan membukukan pendapatan USD3,5 miliar dalam tiga bulan pertama tahun ini, peningkatan 14% dari tahun sebelumnya.

Saham perusahaan turun 3% dalam perdagangan setelah jam kerja usai pengumuman pendapatan tetapi kemudian naik menjadi sekitar 9% lebih tinggi dari harga penutupannya. Saham naik 11% dalam perdagangan reguler pada hari Kamis.

Uber melaporkan, pelanggan platform aktif bulanan naik 11% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Baca juga: CEO Uber Beri Rekomendasi Studi yang Wajib Dipelajari Apapun Tujuan Kariermu

Awal pekan ini, Uber mengatakan dalam pengarsipan sekuritas bahwa mereka mem-PHK sekitar 3.700 pekerja penuh waktu, atau sekitar 14% dari stafnya, pada layanan pelanggan dan tim rekrutmen menanggapi berkurangnya volume permintaan perjalanan dan pembekuan perekrutan perusahaan.

Bisnis Uber’s Rides terus menghasilkan sebagian besar dari pendapatan bersih yang disesuaikan pada kuartal pertama sebesar 76%; layanan pengiriman makanannya, Eats, 16%.

CEO Dara Khosrowshahi mengatakan bisnis Rides turun sekitar 80% di bulan April, meskipun telah meningkat dalam beberapa minggu terakhir. Dampak pandemi pada bisnis Eats, kata Khosrowshahi, menjadi hikmah. “Peluang besar yang kami pikir Eats semakin besar,” kata Khosrowshahi, dikutip dari CNN. *

Editor: Ade Irwansyah

Pada laporan pendapatan, Khosrowshahi mengatakan dia percaya gangguan yang disebabkan oleh virus corona akan berdampak pada timeline profitabilitasnya dalam hitungan bulan, bukan tahun.

Leave a Reply