Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Wednesday, July 8, 2020
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Alami Cemas Berlebih Saat Memikirkan Pekerjaan, Awas Ergophobia.

Topcareer.id – Ergophobia adalah ketakutan irasional terhadap pekerjaan. Seseorang yang mengalami kondisi ini mungkin mendapati diri mereka mengalami kecemasan yang luar biasa hanya dengan berpikir tentang pekerjaan.

Meskipun mereka mungkin menyadari bahwa ergophobia mereka memang irasional, ketika di tengah kecemasan yang menyiksa, mereka cenderung tidak dapat menyadari fakta seperti itu.

Seseorang dengan ergophobia mungkin tidak dapat melakukan pekerjaan apa pun atau mengerahkan upaya signifikan apa pun untuk sesuatu yang berharga karena ketakutan mereka yang kuat terhadapnya.

Jadi, seseorang dengan ergophobia parah dapat mengalami kecemasan luar biasa yang mungkin mengharuskan mereka dirawat di rumah sakit akibat mengalami serangan panik yang cukup kuat.

Baca Juga: Dihantui Fobia? Begini Cara Mengatasinya

Seseorang yang menderita ergophobia mungkin tidak hanya menanggung tekanan dari hari ke hari karena harus bekerja, tetapi mereka juga harus mengatasi tekanan kemiskinan akibat mereka menolak untuk melakukan pekerjaan rutin karena mereka sangat takut bekerja. Ini membuka pintu ke berbagai tekanan lain yang mungkin hanya memperburuk kondisi mereka dalam jangka panjang.

Seperti halnya dengan semua fobia lainnya, kecemasan akan menjadi gejala yang paling mendalam dan melemahkan. Seseorang dengan ergophobia akan sulit memenuhi kebutuhan hidup. Jadi penderita gangguan ini biasanya terpaksa bergantung pada orang lain untuk memenuhi kebutuhan dasarnya.

Hal ini tidak hanya membuat mereka tidak nyaman dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga dapat menurunkan harga diri dan kepercayaan diri mereka. Kejadian seperti itu berpotensi menyebabkan gejala depresi berat.

Berikut adalah beberapa gejala ergophobia yang lebih umum:

  • Kecemasan yang intens saat bekerja
  • Kecemasan saat memikirkan pekerjaan
  • Tidak mau memegang pekerjaan tetap
  • Tidak dapat mengatasi emosi yang kuat
  • Menjadi sangat tergantung
  • Serangan panik

Penyebab Ergophobia

Penyebab pasti dari ergophobia tidak diketahui. Namun, susunan genetik seseorang, serta lingkungannya, merupakan faktor yang sangat signifikan yang dapat menjelaskan mengapa seseorang dapat mengalami kelainan ini. Misalnya, seseorang yang memiliki riwayat keluarga dengan penyakit mental mungkin memiliki peluang lebih tinggi untuk mengalami gangguan ini.

Baca Juga: Bagaimana Menjadi Hipnoterapis Yang Mampu Obati Trauma Dan Fobia

Perawatan Ergophobia

Tidak ada perawatan yang dirancang khusus untuk penderita ergophobia. Namun, terapi pemaparan mungkin dapat membantu. Bentuk terapi ini adalah salah satu bentuk perawatan yang paling umum dan paling efektif untuk mereka yang menderita sebagian besar fobia. Sama seperti namanya, terapi paparan bekerja dengan meminta terapis perlahan-lahan membuat pasien mau tidak mau menghadapi ketakutannya dari waktu ke waktu.

Diperlukan terapis yang ahli, jika terapis belum berpengalaman, bisa salah mengekspos pasien terlalu jauh sebelum mereka siap untuk menanganinya. Selain terapi pemaparan, obat anti-kecemasan juga dapat sangat bermanfaat bagi seseorang yang menderita ergophobia. Minum obat tersebut mungkin dapat membantu mengurangi intensitas beberapa gejala yang terkait dengannya.

Jika kamu merasa memiliki ergophobia atau kamu menderita beberapa gejala yang dijelaskan dalam artikel ini, maka kamu harus segera berbicara dengan dokter sesegera mungkin agar bisa didiagnosa dan dirawat dengan benar.* (RW)

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply