Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Wednesday, September 23, 2020
redaksi@topcareer.id
Kerja Dari Rumah

Kamu Sedang WFH? Begini Cara Menghindari Burnout

Ilustrasi. (dok. The Independent)

Topcareer.id – Salah satu alasan banyak manajer tidak menyetujui pekerjaan jarak jauh adalah mereka takut karyawan akan mengendur kinerjanya tanpa pengawasan langsung.

Namun, pada kenyataannya justru pekerja jarak jauh lebih cenderung bekerja terlalu keras. Ketika kehidupan pribadi mereka dan pekerjaan berada di bawah atap yang sama, lebih sulit untuk dikendalikan.

“Membuat garis batas antara pekerjaan / rumah itu sulit,” kata penulis dan pelatih Jeff Gothelf. Bisa jadi karyawan berada dalam mode bekerja tanpa akhir yang melelahkan.

Seperti dikutip dari laman Zapier.com, berikut ini beberapa cara untuk mencegah burnout saat bekerja dari rumah.

Kamu mungkin perlu menipu diri sendiri untuk beristirahat dan menetapkan waktu mulai dan akhir kerja yang jelas. Jika tidak, kamu akan berisiko kehabisan tenaga,

Baca juga: Aturan Komunikasi Mendesak Saat Kerja di Rumah

Set jadwal akhir kerja
Kamu bisa membuat “janji” pada pasanganmu untuk pergi berjalan-jalan ke taman atau sekadar berbelanja ke minimarket dekat rumah. Dengan begini kamu akan termotivasi untuk mengatur pekerjaan agar terselesaikan tepat waktu dan kamu bisa berhenti kerja pada jam pulang yang telah kamu atur.

Set jam istirahat
Demikian pula dengan istirahat. Kamu harus atur pengingat untuk beristirahat di tengah pekerjaan. Penting bagi diri kamu untuk sejenak meninggalkan meja kerja dan melakukan aktivitas lain untuk mengisi ulang energi kamu seperti makan siang, atau sekedar beristirahat untuk relaksasi

Baca juga: Kulit Wajah Kusam Selama di Rumah Saja? Ini Alasannya

Jelaskan pada tim kapan kamu akan offline
Kamu bisa membuat pengumuman singkat di group atau aplikasi kerja jarak jauh, kemudian matikan komputer kamu saat sudah memasuki jam pulang kerja. Jangan pelihara kebiasaan buruk seperti saat kamu sudah mengatakan “selamat tinggal” pada rekan kerja, kemudian kamu masih bertahan bekerja selama satu jam lagi.

Buat batas fisik antara dirimu dan ruang kerja
Yang terbaik adalah jika kamu bisa memiliki ruangan kantor khusus di rumah, sehingga kamu bisa menutup pintunya atau bahkan menguncinya agar terlepas dari gangguan yang bisa menurunkan produktivitasmu. Ini juga berguna saat kamu sudah selesai bekerja kamu jadi tidak perlu melihat meja kerjamu lagi dan ambil waktumu untuk beristirahat dengan keluarga. *

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply