Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Wednesday, September 23, 2020
redaksi@topcareer.id
Tips Karier

Tips Menangani Pekerjaan saat Libur Lebaran

Ilustrasi. (dok. Newrow)

Topcareer.id – Hore! sebentar lagi libur lebaran. Ya, meski tak sepanjang biasanya karena corona melanda.

Sayangnya bagi beberapa pekerja, libur lebaran mungkin tak akan sepenuhnya libur karena pekerjaan masih menghantui.

Terapis Pernikahan dan Keluarga Berlisensi, Dana McNeil membagikan kiat-kiat untuk mencoba mempertahankan kewarasan dan mengelola keseimbangan kerja dan kehidupan selama liburan, seperti dalam laman The Ladders. Yuk, simak!

1. Tetapkan harapan realistis untuk klien selama liburan

McNeil merekomendasikan pengaturan respons otomatis pada email serta pesan voicemail untuk memberi tahu klien bahwa kamu memiliki jam terbatas, tetapi akan memeriksa pesan, dan merespons dalam 24-48 jam.

Jangan terlalu berani merespons dalam waktu yang sama seperti biasanya, karena kamu mungkin akan terjebak dalam kerepotan acara keluarga, dan lain-lain.”

2. Jadwalkan waktu setiap hari

Jika kamu merasa tidak mungkin untuk menghentikan pekerjaan sepenuhnya sendiri, putuskan bahwa kamu akan bekerja dengan waktu yang terbatas.

“Idealnya satu atau dua jam di pagi dan sore hari. Pastikan kamu telah memberi tahu teman dan anggota keluarga sebelumnya bahwa kamu akan menjauh sebentar untuk menanggapi email dan membalas panggilan,” kata McNeil.

Baca juga: Jenis Pekerjaan Fleksibel dan Laris Selama Pandemi Corona

3. Tepati janji-janjimu

Jika kamu mengatakan akan bekerja selama satu jam, tepati itu.

“Berpegang teguh pada janji akan menghindarkan kamu dari terjebak dalam pusaran pekerjaan, dan membuatmu tetap berada di jalur untuk tetap mendapatkan waktu berkualitas bersama teman dan keluarga,” saran McNeil.

 4. Perhatikan zona waktu

“Jangan lupa untuk waspada bahwa jika kamu berkunjung ke luar kota, mungkin berada di zona waktu yang berbeda dari klien di rumah,” McNeil mengingatkan.

Jadwalkan waktu yang disisihkan untuk menanggapi pesan sesuai waktu klien. Dan gunakan perangkat lunak penjadwalan seperti layanan penjadwalan baru Gmail, sehingga setidaknya kamu memiliki waktu yang sama.

5. Delegasikan ketika dibutuhkan

Gunakan asisten virtual, layanan penjawab, dan sumber dukungan lainnya untuk menangani keadaan tidak darurat selama masa-masa kamu merayakan keceriaan liburan bersama teman dan keluarga, atau saat bepergian.

Cobalah juga untuk membuat hubungan dengan mereka terlebih dahulu sehingga kamu tidak panik tentang kualitas pekerjaan mereka yang potensial.

Baca juga: Alami Cemas Berlebih Saat Memikirkan Pekerjaan, Awas Ergophobia.

6. Pilih waktu yang wajar untuk mematikan telepon

Letakkan smartphone di ruangan lain, dan lupakan sampai besok.

“Tetap pada jadwal selama liburan untuk menyimpan teleponmu sehingga kamu tidak tergoda untuk hanya memeriksa sekali lagi,” kata McNeil.

 7. Rencanakan sebelumnya

Jadwalkan rapat penting sebelum kamu pergi atau setelah kembali. Jika ada beberapa detail proyek penting yang perlu ditangani, maka atasi sebelum kamu pergi.

“Jadikan prioritas untuk mengurus pekerjaan itu sebelum kamu pergi sehingga tidak membebani pikiranmu. Coba klasifikasikan klien pentingmu, tanggung jawab, dan proyek sehingga kamu akan sibuk sebelum pergi. Ini akan membantu menciptakan ruang bernapas untuk mentalmu sebelum kamu pergi.”

Editor: Feby Ferdian

Leave a Reply