Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Wednesday, September 30, 2020
redaksi@topcareer.id
Tren

Pembuat Supercar, McLaren Umumkan Pangkas Karyawan Hingga 25%

Supercar produksi McLaren. (dok. Car Throttle)

Topcareer.id – Perusahaan otomotif sekelas McLaren Group saja, yang memiliki tim Formula 1 dan pembuat supercar, tak bisa mengelak dari imbas ekonomi pandemic Covid-19. McLaren mengumumkan rencana untuk memecat 1.200 staf, atau sekitar 25% dari tenaga kerjanya.

Dikutip dari laman CNBC, usulan pemangkasan karyawan di perusahaan ini merupakan bagian dari rencana restrukturisasi dampak berkelanjutan dari Covid-19, dan batasan biaya Formula 1.

McLaren mengatakan pihaknya terkena dampak pandemi yang sangat parah. Pembatalan acara motorsport, penangguhan manufaktur dan ritel, dan berkurangnya permintaan untuk teknologi semuanya telah mencapai pendapatannya.

“Kami sangat menyesalkan dampak restrukturisasi ini pada semua karyawan kami, terutama mereka yang pekerjaannya mungkin terpengaruh,” kata Paul Walsh, ketua eksekutif McLaren Group, dalam sebuah pernyataan.

Baca juga: Ini Efek Corona pada Dunia Otomotif

“Ini adalah tindakan yang harus kita hindari, karena telah melakukan langkah-langkah penghematan biaya yang dramatis di semua area bisnis. Tapi kami sekarang tidak punya pilihan lain selain mengurangi ukuran tenaga kerja. “

Pengurangan karyawan tersebut akan dilakukan di seluruh bisnis yang diterapkan, seperti otomotif, dan segmen balap McLaren di seluruh dunia. Beberapa dukungan dan peran back office juga akan terpengaruh.

Berita itu muncul setelah Formula 1 mengungkapkan rencana bulan ini untuk memperkenalkan batas biaya tahunan baru USD145 juta untuk 2021, turun dari USD175 juta.

McLaren adalah yang terbaru dari sederetan produsen yang mengumumkan PHK sebagai akibat dari krisis virus corona. Pekan lalu, Rolls Royce dari Inggris mengumumkan akan memberhentikan 9.000 dari 52.000 pekerjanya untuk beradaptasi dengan pasar penerbangan yang jauh lebih kecil. *

Editor: Ade Irwansyah

Leave a Reply