Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Saturday, September 26, 2020
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Produk Kulit Bisa Dibuat dari Kaktus. Tengok Hasilnya

dua pengusaha asal Meksiko, Adrian Lopez Velarde dan Marte Cazaraz. (dok. Vegan News)

Topcareer.id – Bisakah kita berhenti membunhi hewan untuk diambil kulitnya dan digantikan bahan lain yang ramah lingkungan? Kaktus, misalnya. Tunggu, kaktus?

Produk leather (kulit) yang dibuat dengan menggunakan kulit hewan merupakan salah satu produk populer di dunia. Mengingat daya tahan dan imej mewahnya, mulai dari dompet, ikat pinggang, alas kaki, tas, jaket, sarung jok mobil mewah, hingga gaun, banyak orang menggunakannya.

Ya, menggunakan produk leather sebagai pernyataan fashion mode yang up to date dan keren. Namun, tahukah kamu bahwa setiap tahunnya miliaran hewan disembelih di seluruh dunia hanya untuk mengumpulkan bahan baku produk ini.

Sekarang, dua pengusaha asal Meksiko, Adrian Lopez Velarde dan Marte Cazaraz telah menghadirkan alternatif yang menarik untuk masalah global akibat banyaknya hewan yang dibunuh hanya untuk diambil kulitnya.

Baca juga: Dari Zara Hingga LV, Brand Fashion Bikin Masker dan APD Lawan Corona

Mengutip Ibtimes.sg, setelah melakukan dua tahun penelitian. Duo Meksiko ini telah mengembangkan kain yang sangat mirip sekali dengan leather (kulit), dan hebatnya ini terbuat dari kaktus. Ya, benar! Kaktus, telah disulap menjadi leather vegan baru yang fleksibel dan tahan lama.

Kaktus adalah tanaman paling melimpah di Meksiko dan menjadi tanaman gurun dengan kelembaban yang lebih sedikit, ia tidak akan banyak mengonsumsi air. Ketika kaktus sepenuhnya diproses, daunnya yang tebal dan dewasa akan terasa sangat mirip produk kulit asli.

Produk dengan brand “Desserto” ini diproduksi oleh perusahaan Adriano Di Marti. Mereka juga menggunakan pewarna alami tanpa membuat dampak negatif terhadap lingkungan.

Perusahaan mengklaim bahwa produk tersebut akan bertahan selama hampir satu dekade dan bahkan sebagian dapat terurai secara hayati. Tidak seperti produk kulit hewan dan sintetis, produk ini bebas dari ftalat, semacam bahan kimia beracun, dan PVC.

Baca juga: Ini Rekomendasi 5 Sekolah Fashion Buat Kamu

Mereka telah mulai menggunakan kulit vegan yang kuat ini untuk membuat tas, sepatu, pakaian, dan bahkan sarung jok mobil. Produk kulit ramah lingkungan yang bebas dari kekejaman ini tersedia dalam berbagai warna dan harganya hampir sama dengan kulit asli.

Desserto berhasil dipamerkan pada edisi terakhir International Leather Fair Lineapelle di Milan, Italia Oktober 2019 lalu. Selama acara tersebut, mereka menerima tanggapan luar biasa dari banyak orang atas inovasi yang ditemukan. *

Editor: Ade Irwansyah

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply