Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Wednesday, September 30, 2020
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Hati-Hati, Makanan Dietmu Bisa Membawa Risiko Kebutaan

Ilustrasi. (dok. True Elements)

Topcareer.id – Pola makan yang buruk dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan dan penelitian baru menunjukkan efek buruk lain dari pilihan makanan yang dikonsumsi sepanjang hidup.

Sebuah studi baru dari University of Buffalo menemukan bahwa orang yang makan makanan yang sebagian besar terdiri dari daging merah, makanan yang digoreng, produk susu berlemak tinggi, dan biji-bijian olahan, tiga kali lebih mungkin untuk mengalami degenerasi makula terkait usia atau AMD.

Degenerasi makula adalah suatu penyakit mata yang menyebabkan kehilangan penglihatan. Degenerasi makula menyebabkan hilang penglihatan di bagian tengah bidang pandang.

Ini terjadi ketika makula, yang ada di retina, rusak yang mengakibatkan hilangnya penglihatan sentral. Ketika terlambat dideteksi sejak dini, ini adalah kondisi yang tidak dapat diubah.

Baca juga: Jenis Diet yang Bikin Otak Tetap Sehat Bertahun-tahun ke Depan

Untuk lebih jelas, diet yang terdiri dari semua makanan tidak sehat ini, yang dikenal sebagai pola diet Western, tidak terkait dengan Macular Degeneration (AMD) awal.

Tim menemukan ini dengan melihat pada subjek yang berpartisipasi dalam Atherosclerosis Risk in Communities (ARIC) Study selama 18 tahun (1987-1995). Dengan menggunakan data pada 66 makanan yang berbeda yang dikonsumsi oleh subjek, mereka menemukan bahwa dua pola diikuti: Western dan prudent diet yang sehat.

Subjek yang tidak memiliki AMD atau AMD awal pada awal penelitian, yang kemudian mengikuti pola diet Western yang tidak sehat, lebih mungkin untuk mengembangkan AMD tahap akhir 18 tahun kemudian.

Perlu dicatat bahwa tidak semua orang yang memiliki AMD awal akan mengembangkan AMD di kemudian hari. Studi ini dipublikasikan dalam British Journal of Ophthalmology. *

Editor: Ade Irwansyah

Leave a Reply