Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Saturday, September 26, 2020
redaksi@topcareer.id
Sekolah

Tahun Ajaran Baru Sekolah Mulai Juli, Mayoritas Masih Belajar dari Rumah

Ilustrasi

Topcareer.id – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) umumkan tahun ajaran 2020-2021 tidak berubah dari jadwal, yakni dimulai pada Juli. Namun, 94 persen peserta didik di seluruh Indonesia memulai sekolah secara online.

Mendikbud, Nadiem Anwar Makarim menyampaikan kalender tahun ajaran baru memang tidak berubah, dan sayangnya hanya 6 persen peserta didik di seluruh Indonesia yang berada di zona hijau, di mana diperbolehkan untuk melakukan kegiatan belajar secara tatap muka.  

“Kami memutuskan untuk daerah dengan zona kuning, merah, oranye, yaitu zona-zona yang telah didesignasikan oleh Gugus Tugas punya risiko Covid-19  dan penyebaran Covid, saat ini dilarang melakukan pebelajaran tatap muka di satuan pendidikan,” kata Mendikbud dalam Konferensi Pers Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Tahun Ajaran Baru di Masa Covid-19, Senin (15/6/2020).

Baca juga: PPDB Jakarta: Selain Tempat Tinggal, Usia Menjadi Persyaratan Zonasi

Nadiem mengatakan, 94 persen dari peserta didik di Indonesia, mulai dari pendidikan usia dini hingga menengah, pada saat ini tidak diperkenankan melakukan pembelajaran tatap muka. Kondisi belajar ini bergantung pada kondisi daerah.

Jika zona merah, kuning, oranye di suatu daerah itu bisa berubah menjadi zona hijau seiring waktu, maka peserta didik di zona itu diperbolehkan belajar tatap muka di satuan unit pendidikan (sekolah).

“Zona hijau itulah yang diperbolehkan dan kami persilakan pemerintah daerah untuk melakukan pembelajaran tatap muka, tetapi dengan protokol yang sangat ketat,” tambahnya dalam konferensi video itu.

Baca juga: Kemendikbud: UN Ditiadakan, Tapi Ada Penggantinya

Sementara itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo menambahkan per 7 Juni 2020, setidaknya ada 92 kabupaten/kota yang berada dalam zona hijau.

“Kami akan segera mengumumkan data-data lebih lengkap lagi. Bisa saja jumlah 92 ini berkurang atau lebih kecil lagi. Tapi mudah-mudahan jumlah 92 ini tidak berkurang dan semakin bertambah lagi. Kita doakan anak-anak kita semua belajar dengan tenang di bangku sekolah, terutama di wilayah hijau.” *

Editor: Ade Irwansyah

Leave a Reply