Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Wednesday, July 8, 2020
redaksi@topcareer.id
Tren

Tempat Aktivitas yang Berisiko Sebarkan Covid-19 di New Normal (Bagian 1)

Sumber foto: Tampabay.com

Topcareer.id – Ketika pemerintah terus mengurangi pembatasan akibat virus corona, dan beberapa tempat umum mulai dibuka kembali, orang-orang kini harus memutuskan sendiri tempat mana yang harus dihindari, dan yang berisiko kecil untuk menyebarkan virus.

MLive berbicara dengan empat ahli kesehatan masyarakat berikut di Michigan, dan mencoba menilai risiko berbagai kegiatan yang ditimbulkan oleh penyebaran virus corona.

Mereka yang dimaksud adalah direktur Beaumont Health untuk penelitian penyakit menular Matthew Sims, direktur medis Perawatan Kesehatan McLaren untuk pencegahan infeksi, Dennis Cunningham, pensiunan spesialis penyakit menular dengan Spectrum Health Mimi Emig, dan direktur medis Henry Ford Macomb untuk pencegahan infeksi Nasir Husain.

Para dokter ini menunjuk ke lima faktor, ketika mempertimbangkan risiko aktivitas: Apakah itu di dalam atau di luar, kedekatan dengan orang lain, waktu paparan, tingkat kepatuhan, dan tingkat risiko pribadi.

Berikut ini 36 peringkat aktivitas, dimulai dari yang paling berbahaya.

Bagian pertama dari tulisan

1. Bar (Tingkat risiko: 9)
Para ahli setuju bahwa bar sangat berisiko. Orang-orang melonggarkan penjagaan mereka saat mabuk, orang juga tidak bisa memakai masker saat minum, dan cenderung berdekatan untuk bergaul. Ini membuat bar lebih berbahaya daripada restoran.

2. Konser musik besar (Tingkat risiko: 9)
Sekalipun konser banyak yang diadakan di luar ruangan, pertemuan besar seperti ini bisa menjadi sarang penyebaran virus, para ahli memperingatkan. “Bernyanyi adalah cara yang sangat efektif untuk menyebarkan virus,” kata Emig. Ketika orang berbicara keras atau bernyanyi, itu berpotensi memancarkan lebih banyak virus ke lingkungan.

3. Stadion olahraga (Tingkat risiko: 8)
Sama seperti konser, stadion olahraga yang penuh sesak dan orang juga cenderung bersorak, berteriak dan bernyanyi membuat penyebaran lebih mudah.

4. Gym (Tingkat risiko: 8)
Mirip dengan bernyanyi, orang mengeluarkan lebih banyak sekresi pernapasan saat berolahraga dan bernapas dengan berat, kata Husain. Sulit juga untuk berolahraga sambil mengenakan masker dan sulit untuk menjauhkan diri, kata para ahli.

5. Taman Hiburan (Tingkat risiko: 8)
Banyak tindakan pencegahan akan diperlukan untuk menjaga taman hiburan dari zona penyebaran virus corona, kata para ahli. Taman perlu membatasi jumlah orang, menegakkan jarak sosial, membersihkan setiap tempat setelah taman digunakan.

6. Gereja (Tingkat risiko: 8)
Beberapa penyebaran virus corona awal telah dikaitkan dengan gereja, kata Sims, dan ada alasan bagus. Risiko dapat dikurangi jika kursi diatur dengan cara yang benar, semua orang memakai masker dan menjalankan tindakan pencegahan lainnya. “Jika mereka menambahkan nyanyian, maka gereja akan setara dengan bar,” kata Emig. “Orang-orang akan membencinya, tapi itu kebenarannya.”

7. Restoran prasmanan (Tingkat risiko: 8)
Prasmanan lebih berbahaya daripada restoran biasa, tetapi tidak seburuk bar, para ahli menyimpulkan. Orang-orang berkumpul di prasmanan dan berbagi peralatan saji.

8. Basket (Tingkat risiko: 7)
Para ahli sepakat bahwa sebagian besar kegiatan rekreasi di luar ruangan berisiko rendah, tetapi olahraga kontak seperti bola basket adalah pengecualian.

9. Kolam renang umum (Tingkat risiko: 7)
Berenang di kolam sendiri akan lebih aman dan baik-baik saja. Berenang di kolam renang umum adalah cerita yang berbeda, “Tidak ada cara untuk membuatnya aman,” kata Emig. “Bagaimana kamu akan memakai maskermu di kolam renang?”

Editor: Feby Ferdian

the authorSherley Agnesia

Leave a Reply