Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Saturday, September 26, 2020
redaksi@topcareer.id
Tren

Tempat Aktivitas yang Berisiko Sebarkan Covid-19 di New Normal (Bagian 2)

Sumber foto: San Diego Union Tribune

Topcareer.id – Ketika pemerintah terus mengurangi pembatasan akibat virus corona, dan beberapa tempat umum mulai dibuka kembali, orang-orang kini harus memutuskan sendiri tempat mana yang harus dihindari, dan yang berisiko kecil untuk menyebarkan virus.

MLive berbicara dengan empat ahli kesehatan masyarakat berikut di Michigan, dan mencoba menilai risiko berbagai kegiatan yang ditimbulkan oleh penyebaran virus corona.

Mereka yang dimaksud adalah direktur Beaumont Health untuk penelitian penyakit menular Matthew Sims, direktur medis Perawatan Kesehatan McLaren untuk pencegahan infeksi, Dennis Cunningham, pensiunan spesialis penyakit menular dengan Spectrum Health Mimi Emig, dan direktur medis Henry Ford Macomb untuk pencegahan infeksi Nasir Husain.

Para dokter ini menunjuk ke lima faktor, ketika mempertimbangkan risiko aktivitas: Apakah itu di dalam atau di luar, kedekatan dengan orang lain, waktu paparan, tingkat kepatuhan, dan tingkat risiko pribadi.

Berikut ini 36 peringkat aktivitas, dimulai dari yang paling berbahaya.

Bagian kedua dari tulisan

10. Sekolah (Tingkat risiko: 7)
Sekolah memiliki banyak faktor rumit ketika menyangkut risiko penyebaran Covid-19. Siswa sering berada dalam jarak dekat satu sama lain dan berjam-jam pada suatu waktu.

11. Kasino (Tingkat risiko: 6)
Kasino mirip dengan bar, namun kasino lebih banyak memiliki ruang terbuka. dan memiliki tindakan pencegahan yang lebih ketat dan lebih mudah dilakukan daripada di bar.

12. Restoran, indoor (Tingkat risiko: 6)
Makan di dalam restoran lebih berisiko daripada makan di luar karena pertukaran udara, kata para ahli. Udara yang disirkulasi ulang melalui sebuah bangunan di mana orang-orang tidak mengenakan masker, mudah untuk menyebarkan virus, bahkan hingga 6 kaki jauhnya.

13. Taman bermain (Tingkat risiko: 6)
Mirip dengan sekolah, para ahli khawatir dengan taman bermain karena lokasi itu sulit untuk menegakkan tindakan pencegahan kesehatan pada anak-anak.

“Anak-anak cenderung menyentuh mulut, batuk atau bersin di permukaan. Kamu tidak dapat membuat anak-anak kecil terpisah 6 kaki, itu bukan cara mereka bekerja,” kata Cunningham.

14. Salon dan barbershop (Tingkat risiko: 6)
Untuk membuat salon dan barbershop kurang berisiko, masker harus digunakan oleh semua pelanggan dan staf, ruang tunggu juga harus ditutup dan dibatasi kapasitasnya.

Selain itu, Emig juga merekomendasikan untuk pergi ke tempat yang tidak menggunakan pengering rambut, karena berpotensi menyebarkan virus di dalamnya.

15. Naik perahu (Tingkat risiko: 6)
Pergi naik perahu dengan orang-orang yang tinggal bersama satu rumah tidak berisiko, tetapi jadi berisiko jika pergi dengan sekelompok orang dari keluarga lain.

16. Bioskop (Tingkat risiko: 6)
Bioskop tidak dirancang dengan mempertimbangkan pandemi. Mereka harus menjalankan protokol new normal jika ingin beroperasi kembali dengan melakukan tindakan pencegahan seperti melonggarkan jarak tempat duduk, dan mewajibkan penonton menggunakan masker. Bioskop outdoor akan lebih baik, karena sirkulasi udara yang lebih baik, kata para ahli.

17. Pesta makan malam di rumah (Tingkat risiko: 5)
Pertemuan sosial di dalam ruangan membawa lebih banyak risiko daripada yang di luar ruangan, kata para ahli. Jika ingin mengadakan acara makan malam bersama di dalam rumah, batasi jumlah orang yang hadir, tetapi itu akan sulit.

18. Pesawat terbang (Tingkat risiko: 5)
Ada berbagai pendapat tentang keselamatan terbang di pesawat selama pandemi. Dua ahli menyebutnya risiko sedang, satu mengatakan itu risiko rendah, dan yang lain berisiko tinggi.

Ada banyak hal di udara mengenai tindakan pencegahan yang mungkin menjadi standar bagi maskapai penerbangan, mulai dari menutupi atau menghilangkan kursi tengah, hingga membersihkan permukaan.

Masalahnya adalah, kebanyakan orang tidak memakai masker dengan benar. Dan perjalanan pesawat bisa menyatukan banyak orang untuk jangka waktu yang lama.

Editor: Feby Ferdian

the authorSherley Agnesia

Leave a Reply