Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Jumat, Agustus 6, 2021
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

7 Camilan Pereda Cemas dan Stres di Masa Pandemi

Dok. Meat+Poultry

Topcareer.id – Kecemasan menghampiri di mana-mana, kapan saja, pada siapa saja di masa pandemi yang penuh ketidakpastian. Tapi, lewat makanan, mungkin jadi penawar stres dan kecemasan dalam hidup. Faktanya memang makanan yang tepat dapat membantu mengelola dan menekan stress.

Joy Bauer, ahli gizi terdaftar, ahli nutrisi dan kesehatan untuk siaran berita Today di saluran NBC, dan penulis Super Food: 150 Recipes for Eternal Youth, membeberkan rekomendasi topnya untuk makanan yang dapat membantumu lebih rileks dan menghilangkan kecemasan.

Berikut daftarnya:

Baca juga: Hati-Hati, Ini Bahaya Menuang Makanan Panas di Wadah Plastik

1. Jeruk

Satu jeruk mengandung sekitar 70 miligram Vitamin C, yang hampir memenuhi seluruh kebutuhan nutrisi harianmu. Sementara Vitamin C sangat dipuji karena kemampuannya meningkatkan kekebalan tubuh, nutrisi ini juga dapat membantu mengurangi stres.

“Mulailah hari dengan jeruk saat sarapan atau nikmati satu sebagai camilan sore yang lezat dipadukan dengan almond atau yogurt. Tambahkan satu ke dalam salad untuk sedikit rasa manis, atau gunakan sebagai penutup untuk makan ayam atau ikan,” kata Bauer kepada Real Simple.

2. Teh

Teh Chammomile telah lama dikenal sebagai obat penenang ringan dan telah terbukti meredakan ketegangan otot serta kecemasan dan iritabilitas yang ringan. “Chamomile adalah salah satu tanaman obat yang paling umum digunakan dan paling terkenal di dunia,” kata Bauer.

Selain teh chamomile, ada yang lain yang membantu menurunkan stres dalam tubuh, yaitu teh thyme yang terbuat dari daun thyme. Sebagai teh herbal, baik chamomile dan thyme dapat diminum setiap saat sepanjang hari, mungkin saat sebelum tidur.

3. Chickpeas (kacang arab)

Kacang Gabanzo atau biasa dikenal kacang arab, memiliki tingkat tryptophan yang tinggi, merupakan asam amino yang digunakan tubuh untuk memproduksi serotonin, bahan kimia yang berkontribusi terhadap perasaan kesejahteraan dan kebahagiaan.  

“Ini hanya satu asam amino (dan yang paling sedikit) yang bersaing untuk masuk ke otak. Dan menambahkan beberapa karbohidrat membantu menggerakkan asam amino yang kuat,” kata Bauer.

Baca lebih jauh di halaman berikutnya>>

Tinggalkan Balasan